Jumat, 10 April 2026

Diduga Sengaja Dibakar, Komisi Yudisial Kaltim Laporkan Ke Kepolisian

Diduga Sengaja Dibakar, Komisi Yudisial Kaltim Laporkan Ke Kepolisian di Samarinda Kalimantan Timur

Penulis: Christoper Desmawangga | Editor: Budi Susilo
Tribunkaltim.co/Christoper D
Diduga Sengaja Dibakar, Komisi Yudisial Kaltim Laporkan Ke Kepolisian 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Minggu (1/12/2019) subuh tadi kantor Komisi Yudisial (KY) Wilayah Kaltim, Jalan Slamet Riyadi nyaris ludes tinggal arang akibat dilalap si jago merah.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 Wita, saat kondisi kantor sedang tidak ada orang. Kendati tidak membakar seluruh bangunan, namun akibat kejadian itu sejumlah barang alami kerusakan.

Bagian kantor yang terbakar berada di bagian belakang, meliputi gudang, toilet dan beberapa ruang lainnya. Hingga saat ini pihak Komisi Yudisial belum melakukan inventaris terhadap barang-barang yang alami kerusakan, namun sejumlah barang elektronik yang tidak ikut terbakar ikut terdampak karena tersiram air saat proses pemadaman dilakukan.

Asisten Komisi Yudisial Wilayah Kaltim, Dimas Ronggo Gumilar Prabandaru menjelaskan, pihaknya berencana akan melaporkan secara resmi kejadian itu ke Polsek Sungai Kunjang, karena pihaknya menduga ada unsur kesengajaan.

"Berdasarkan keterangan dari warga sekitar, api berasal dari rumah semi permanen yang berada tepat di belakang kantor KY. Asal api dari rumah itu, ada indikasi sengaja dibakar," ucapnya kepada Tribunkaltim.co, Minggu (1/12/2019).

"Polisi sudah olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi, juga terduga pelaku sudah ada. Sehingga, kami diminta untuk membuat laporan internal dari KY dan rencana sore ini kami buat laporan," sambungnya.

Terkait dengan indikasi kesengajaan, pihaknya belum dapat memastikan hal itu, dan menyerahkan penyelidikan kepada kepolisian

"Karena ada warga yang mabuk kemudian terjadi perkelahian dan membakar rumah semi permanen tersbut. Memang tujuannya membakar rumah semi permanen, ternyata merambet ke belakang kantor," terangnya.

Terkait dengan kondisi kantor yang tidak memungkinkan untuk ditempati lagi, pihaknya masih akan menunggu informasi selanjutnya dari pusat.

"Menunggu dari pusat seperti apa, yang jelas kami masih akan kerja bakti untuk bersih-bersih kantor dulu," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved