Tahun 2024 Pemkab Berau Kalimantan Timur Hentikan Rekrutmen PTT dan Honorer, Ini Alasannya

Tahun 2024 Pemkab Berau Kalimantan Timur Hentikan Rekrutmen PTT dan Honorer, Ini alasannya.

Tahun 2024 Pemkab Berau Kalimantan Timur Hentikan Rekrutmen PTT dan Honorer, Ini Alasannya
Tribunkaltim.co/Geafry N
Para PTT dan tenaga honorer saat mengikuti rapat evalusi kinerja. Pemkab Berau berencana akan menghentikan rekrutmen pegawai non PNS, dan membuka seleksi pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEBPemkab Berau berencana menghentikan perekrutan dan perpanjangan Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan honorer, tahun 2024 nanti.

Mereka nantinya akan diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( PPPK ).

Namun untuk menjadi PPPK ini, mereka akan mengikuti seleksi layaknya seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS ).

“Jika lulus seleksi PPP3, mereka akan menerima fasilitas gaji dan insentif sama dengan PNS. Hanya saja tidak ada tunjangan pensiunnya,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan, Muhammad Said.

Hanya saja, kata Muhammad Said, hingga saat ini BKPP belum menerima petunjuk teknis untuk prekrutan PPPK, dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Birokrasi ( KemenpanRB ).

“Kemungkinan, pelaksananaanya nanti, setelah seluruh tahapan CPNS ini selesai,” ungkapnya. Muhammad Said mengatakan, saat ini ada 3.274 pegawai pemerintah dengan status Pegawai Tidak Tetap (PTT) atau honorer.

Disebutkannya, dari ribuan PTT dan tenaga kontrak tersebut, mayoritas adalah tenaga kesehatan dan pendidikan.

Peluang ini masih terbuka bagi para guru dan tenaga kesehatan yang memiliki pendidikan di atas jenjang SMA. “Untuk yang jenjang pendidikannya SMA, kemungkinan sudah tidak ada lagi,” jelasnya.

Meski begitu, Pemkab Berau telah memberlakukan kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan para pegawai kontrak dan PTT. Yakni dengan cara renumerasi atau meningkatkan pendapatan mereka.

“Jadi renumerasi ini bervariatif, tergantung tingkat pendidikan dan masa kerjanya. Minimal punya masa kerja di atas empat tahun, sudah mendapat renumerasi,” kata Muhammad Said.

Halaman
1234
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved