Breaking News
Sabtu, 11 April 2026

Berita Pemkot Tarakan

Pelaku Usaha Wisata Outbond di Tarakan Diberikan Pelatihan

Kegiatan ini dihadiri puluhan peserta pelatihan dari unsur pelaku wisata outbond, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

HUMAS DAN PROTOKOL PEMKOT TARAKAN
Wakil Walikota Tarakan Effendhi Djuprianto foto bersama usai membuka kegiatan Pelatihan Pemandu Wisata Outbond, Senin (2/12/2019) di Hotel Lotus Panaya. 

TARAKAN - Wakil Walikota Tarakan Effendhi Djuprianto membuka kegiatan Pemandu Wisata Outbond di Hotel Lotus Panaya, Senin (2/12/2019).

Kegiatan ini dihadiri puluhan peserta pelatihan dari unsur pelaku wisata outbond, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tagana, Saka Parowisata, dan Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi se-Tarakan.

Effendhi mengungkapkan, pemerintah pusat sangat mendukung kegiatan pariwisata. Oleh karena itu, kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik, karena ada bantuan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Dan Pelayanan Kepariwisataan di tahun 2019.

"Dukungan pemerintah pusat dengan adanya kegiatan ini, tentunya Pemkot Tarakan berharap agar program -program pemerontah pusat dapat dilaksanakan di Kota Tarakan dan dapat senantiasa selaras dengan visi terwujudnya Tarakan sebagai kota maju dan sejahtera melalui Smart City," ucapnya.

Orang nomor dua di Tarakan ini menyadari bahwa, sektor pariwisata merupakan salah satu potensi besar yang harus dikelola dengan baik di Kota Tarakan.

"Mempertimbangkan hal tersebut, maka salah satu misi yang diangkat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah 2019-2024, yaitu mengembangkan ekonomi daerah yang berorientasi kepada kepentingan rakyat melalui sektor perdagangan, jasa, industri, pariwisata, pertanian dalam arti luas," ucapnya.

Effendhi mengatakan, Pemkot Tarakan terus berupaya mendorong untuk memaksimlakan potensi tersebut, guna menjadikan sektor pariwisata menjadi sektor yang benar-benar dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat yang berkecimpung sebagai pemandu wisata outbond.

"Tentunya untuk mengelola bisnis pariwisata memerlukan keahlian tersendiri. Sebab memutuskan terjun ke wisata outbond, para pelaku usaha ini secara otomatis terjun ke dunia bisnis yang membutuhkan kreativitas dan inovasi," ucapnya.

Menurut Effendhi, semakin banyak inovasi dan kreatifitas akan semakin memuasakan pengguna jasa outbond. Pasalnya ini aset yang dapat memberikan bisnia kepada pelaku usaha.(advetorial/jnh).

Tags
Outbond
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved