Berita Pemkab Kutai Barat

Bupati Kubar Ajak Masyarakat Optimalkan Pemanfaataan Lahan

Bupati juga menghimbau masyarakat memanfaatkan lahan dan pekarangan untuk bercocok tanam, seperti menanam Lombok, Serai,

Bupati Kubar Ajak Masyarakat Optimalkan Pemanfaataan Lahan
HUMASKAB KUBAR
Bupati Kubar FX Yapan menanam pohon pada acara penaman perdana karet di Kampung Juaq Asa, Kecamatan Barong Tongkok, beberapa waktu lalu, Senin (2/12/2019). 

SENDAWAR – Bupati Kutai Barat FX Yapan SH Tumenggung Singa Praja mengajak masyarakat Kubar memanfaatkan program pemerintah seperti perluasan perkebunan karet dan revitaliasi perkebunan karet.

Dengan menanam karet sama saja kita menanam uang, karena ke depan ketika karet bisa disadap masyarakat terus memperoleh uang atau penghasilan.

Hal tersebut disampaikan Bupati di hadapan masyarakat dalam acara penaman perdana karet di Kampung Juaq Asa, Kecamatan Barong Tongkok, beberapa waktu lalu, Senin (2/12).

Bupati juga menghimbau masyarakat memanfaatkan lahan dan pekarangan untuk bercocok tanam, seperti menanam Lombok, Serai, Kunyit dan bumbu dapur lainnya serta sayuran. Dengan menanam bumbu dapur dan sayuran kita bisa menghemat pengeluaran rumah tangga dan uang yang untuk membeli sayur dan bumbu dapur bisa ditabung.

Setiap hari masyarakat cukup meluangkan waktu 2-4 jam untuk bercocok tanam sekaligus sebagai sarana berolahraga. Bupati pun mengaku berladang dan berkebun. Tujuannya untuk memotivasi masyarakat supaya mau bercocok tanam.

"Sebagai Bupati saya tidak mampu memberikan masyarakat uang, tetapi saya memberikan kesempatan kepada masyarakat menanam uang, seperti mena t dan bisa menghidupi hingga anak cucu kita kelak. Program yang seperti inilah yang bisa pemerintah berikan untuk peningkatan perekonomian masyarakat," terang Bupati.

"Sekali lagi tolong masyarakat jangan bangga bisa membeli bumbu dapur dan sayuran. Warga masyarakat harus manfaatkan program yang ada. Buang kebiasaan malas jika kita ingin maju. Bagi orang pemalas tentu implikasinya miskin. Tidak ada alasan masyarakat tidak mau bercocok tanam. Jangan berpikir saat ini saja, tetapi mari kita berpikir untuk masa depan dan anak cucu kita," tandasnya. (hms10)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved