Hari Disabilitas Internasional, Pria di Surabaya Tinggalkan Istrinya Lantaran Lahirkan Bayi Cacat

Hari Disabilitas Internasional, Pria di Surabaya Tinggalkan Istrinya Lantaran Lahirkan Bayi Cacat

Hari Disabilitas Internasional, Pria di Surabaya Tinggalkan Istrinya Lantaran Lahirkan Bayi Cacat
TRIBUNJATIM.COM
BAYI DISABILITAS - Kisah pilu Dina Oktavia (21), warga Surabaya, ditinggal suaminya karena melahirkan bayi disabilitas 

Hari Disabilitas Internasional, Pria di Surabaya Tinggalkan Istrinya Lantaran Lahirkan Bayi Cacat

TRIBUNKALTIM.CO, SURABAYA - Hari ini 3 Desember bertepatan dengan peringatan Hari Penyandang Cacat Internasional atau Hari Disabilitas Internasional.

Ironis, seorang pria di Surabaya justru meninggalkan istrinya lantaran melahirkan seorang anak disabilitas (penyandang cacat). 

Bayi usia 5 bulan itu mengidap hidrosefalus (penumpukan cairan dalam otak)

Dina Oktavia (21), ibu dari bayi bernama Muhammad Pandhu Firmansyah, ditinggal suaminya lantaran malu memiliki anak disabilitas.

Dina Oktavia tak pernah menyangka kehadiran buah hati hasil pernikahannya dengan sang suami, menyebabkan keretakan rumah tangganya.

Ini diungkapkan Dina Oktavia yang tinggal di rumah petak, kawasan Jojoran STAL 5B, Kelurahan Airlangga, Kecamatan Gubeng, Surabaya.

"Suami saya sudah satu bulan ini pergi, katanya malu punya anak tidak sempurna," kata Dina, matanya berkaca-kaca.

Sang anak yang bernama Pandhu itu memang mengidap penyakit tak biasa.

Sesuai diagnosa dokter, Pandhu mengidap hidrosefalus, sang anak pun juga mengalami kerusakan pada bagian wajahnya, khususnya di bagian bibir, hidung dan kedua matanya.

Halaman
1234
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved