Jokowi Sangkal Menteri Intervensi Pemilihan Ketua Umum Partai Golkar, 'Jagoan Benar Mensesneg'

Presiden Joko Widodo memastikan tidak ada intervensi di pemilihan Ketua Umum Partai Golkar. Partai Golkar dikenal sebagai parpol berpengalaman

Jokowi Sangkal Menteri Intervensi Pemilihan Ketua Umum Partai Golkar, 'Jagoan Benar Mensesneg'
(Tangkap Layar kanal Youtube Sekretariat Presiden)
SANGKAL INTERVENSI - Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat menanggapi pertanyaan yang dilontarkan oleh wartawan dalam pertemuan dengan wartawan di Istana Merdeka, Jakarta. 

"Biar Presiden itu percaya mereka punya kekuatan politik, padahal sebenarnya enggak," ungkap Rizal.

Airlangga Hartarto resmi mendaftarkan diri menjadi Calon Ketua umum Golkar periode 2019-2024.

Airlangga Hartarto mendaftarkan diri ke kantor DPP Golkar didampingi sejumlah tim pemenangan, satu di antaranya Ketua Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Senin (2/12/2019).

Airlangga Hartarto yang mendaftar setelah Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan bukan kali ini saja mendaftarkan diri dalam pemilihan Ketua Umum Golkar.

Ia menegaskan tidak ada yang berubah dalam proses pendaftaran Calon Ketua Umum Golkar.

"Saya sudah ikut Munas 4 kali, 2014, 2016, dan 2017 saya ikut dan aklamasi. Persyaratan semua sama tidak ada yang berubah," ujar Airlangga Hartarto.

Menurut Airlangga Hartarto syarat 30 persen dukungan pemilik suara dalam pemilihan calon ketua Umum Golkar bukan kali ini saja diberlakukan.

Pada Munas Golkar sebelumnya syarat 30 persen tersebut juga diberlakukan.

Untuk diketahui syarat dukungan 30 persen untuk maju dalam pemilihan ketua umum Golkar dipermasalahkan kubu Bambang Soesatyo (Bamsoet) mereka menilai bahwa syarat tersebut, melanggar anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai Golkar.

"Di Bali persyaratan dukungan 30 persen juga, kalau belum, ya bukan jadi caketum. Mekanismenya hari ini pendaftaran jadi balon (bakal calon), jadi calon itu harus, 30 persen," katanya.

Airlangga Hartarto berharap dalam pemilihan ketua Umum Golkar seluruh kader mengikuti aturan yang tercantum dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai Golkar.

Para kader tertib dan tidak membangun opini yang mengganggu berlangsungnya Munas pada 3-6 Desember 2019 di Hotel Ritz Carlton, Jakarta.

"Semuanya konsen saja ke Munas, jangan mengembangkan narasi narasi-narasi lain," katanya.

Bamsoet mendaftar

Politikus Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) resmi mendaftarkan diri menjadi calon Ketua Umum Golkar.

Didampingi sejumlah tim pemenangnya, Bamsoet tiba di kantor DPP Golkar, Senin (2/12/2019) siang untuk menyerahkan formulir pendaftaran.

"Hari ini saya datang untuk menyerahkan semua persyaratan yang diminta untuk mencalonkan diri sebagai kandidat ketua umum partai Golkar periode 2019-2024," kata Bambang Soesatyo yang mengenakan jaket kuning berlogo partai Golkar.

Ia mengatakan perjalanannya untuk maju dalam pemilihan ketua umum Golkar tidak lah mudah.

Tanpa menjelaskan rintangannya, Bamsoet mengatakan nekad maju dalam pemilihan Ketua Umum Golkar agar partainya menjadi lebih baik.

"Tentu dengan suatu niat, suatu tekad, agar partai yang kami cintai ini ke depan bisa jauh lebih baik dan tata kelola partai juga bisa jauh lebih baik sesuai AD/ART serta PO atau peraturan organisasi," katanya.

Bambang Soesatyo mengatakan menjadi pimpinan partai berbeda dengan perusahaan.

Pimpinan partai tidak boleh melakukan pendekatan dengan cara intimidatif.

Karena menurut Bamsoet anggota partai tidak digaji.

"Kalau partai ini ingin besar saya yakin dan saya percaya bahwa kita semua pengurusnya harus konsisten melaksanakan apa yang menjadi kesepakatan kita dari partai. Pola partai tentu berbeda dengan sebuah perusahaan. Karena anggota dan kader-kadernya tidak digaji, tidak menerima imbalan apapun, ini adalah kerja sukarela, kerja-kerja politik, " katanya.

Editor: ade mayasanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved