Ngeri, Ini Ancaman Slamet Maarif kepada Pemerintah Indonesia Jika tak Bisa Pulangkan Rizieq Shihab

Ngeri, Ini Ancaman Slamet Maarif kepada Pemerintah Indonesia Jika tak Bisa Pulangkan Rizieq Shihab

Ngeri, Ini Ancaman Slamet Maarif kepada Pemerintah Indonesia Jika tak Bisa Pulangkan Rizieq Shihab
KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif seusai diperiksa di Mapolresta Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (7/2/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Segala upaya telah dilakukan panitia reuni 212 untuk memulangkan Rizieq Shihab ke tanah air dan bisa hadir bersama seluruh jemaah ke Monas

Namun hingga acara reuni 212 berakhir, Rizieq Shihab tidak juga muncul.

Panitia hanya menayangkan rekaman video Rizieq Shihab saat memberikan sambutan untuk para peserta reuni 212.

Imam Besar FPI (Front Pembela Islam) Rizieq Shihab tak bisa menghadiri reuni 212 di Monas, Senin (2/12/2019) lantaran masih berada di Arab Saudi.

Ketua Persatuan Alumni (PA) reuni 212 Slamet Maarif mengaku jika sampai pemerintah Indonesia tak bisa memulangkan Rizieq Shihab, maka akan ada aksi turun ke jalan.

"Ya kalau proses hukum ini tidak berjalan, tadi amanat imam besar, kita akan turun lagi aksi bela Islam kembali ke jalan," kata Slamet dalam acara reuni 212 di Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019).

Slamet mengatakan berbagai upaya telah mereka lakukan untuk memulangkan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu.

Langkah-langkah yang dilakukan di antaranya mendatangi Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), audiensi dengan DPR RI, dan bertemu dengan Duta Besar Arab Saudi.

"Dan sampai hari ini memang belum, artinya cekalnya masih berlaku dan beliau tidak bisa kembali ke Indonesia. Dan ini yang bisa menghentikan adalah rezim penguasa saat ini," ujar Slamet.

Dalam kesempatan itu ia juga menyampaikan bahwa pihaknya telah berusaha mencari tahu seluk beluk mengenai pencekalan Rizieq Shihab.

Halaman
1234
Penulis: Rahmad Taufiq
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved