Pengungkapan Kasus Pengolahan Minyak Mentah Ilegal Belum Membuahkan Hasil, Kasat Reskrim: Mentok

Pengungkapan Kasus Pengolahan Minyak Mentah Ilegal Belum Membuahkan Hasil, Kasat Reskrim: Mentok

Pengungkapan Kasus Pengolahan Minyak Mentah Ilegal Belum Membuahkan Hasil, Kasat Reskrim: Mentok
TribunKaltim.Co/Christoper Desmawangga
POLICE LINE - Lokasi pengolahan minyak mentah di kawasan Pelita 7. Diduga minyak dicuri dari Pertamina Sangasanga, Senin (11/11/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA -pengungkapan kasus pengolahan minyak mentah ilegal belum membuahkan hasil, Kasat Reskrim: mentok

Penyelidikan kasus pengolahan minyak mentah ilegal seperti tak berujung. Hingga saat ini Kepolisian belum mampu membongkar dalang dibalik produksi solar tradisional tersebut.

Ketika awak media memintai keterangan, Kasat Reskrim Polresta Samarinda, AKP Damus Asa mengenai perkembangan kasus tersebut, tidak banyak hal yang dapat dijelaskan kasat.

"Mentok," ucapnya singkat, Senin (2/12/2019) sore tadi di Mapolresta Samarinda.

Dari tujuh lokasi pengolahan minyak mentah ilegal yang berhasil diungkap, baru satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni Ar (43) yang diamankan di Jalan Telkom, Kecamatan Sambutan.

Ditanya mengenai asal muasal minyak mentah didapatkan oleh Ar, Kasat mengaku informasi tersebut telah putus. Namun penyidikan terhadap Ar masih terus dilakukan.

"Putus disitu," imbuhnya.

Terkait dugaan saling keterkaitan antara lokasi satu dengan lainnya, Kasat mengaku Ar tidak ada kaitannya dengan lokasi lain, artinya lokasi lain dikelola oleh orang yang berbeda.

"Tidak ada kaitannya dengan lokasi lain, tapi tetap masih kita dalami lagi keterangannya," jelasnya.

Ar sendiri merupakan penanggung jawab sekaligus pemodal dari aktivitas terlarang yang dilakukan di Jalan Telkom, Kecamatan Sambutan.

Halaman
1234
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved