Penyanderaan 3 WNI oleh Abu Sayyaf di Filipina, Fadli Zon Sebut Sosok Ini Pas Sebagai Negosiator

Penyanderaan 3 WNI oleh Abu Sayyaf di Filipina, Fadli Zon Sebut Sosok Ini Pas Sebagai Negosiator

Penyanderaan 3 WNI oleh Abu Sayyaf di Filipina, Fadli Zon Sebut Sosok Ini Pas Sebagai Negosiator
Screengrab from The Star
PENYANDERAAN WNI- Ketiga nelayan Indonesia ketika dihadapkan dalam rekaman video yang dirilis Abu Sayyaf pekan lalu. Ketiganya ditangkap 24 September lalu. 

Penyanderaan 3 WNI oleh Abu Sayyaf di Filipina, Fadli Zon Sebut Sosok Ini Pas Sebagai Negosiator

TRIBUNKALTIM. CO, JAKARTA - Tiga WNI sudah lebih dua bulan ini disandera kelompok Abu Sayyaf.

Ketiga WNI ini diketahui bernama Maharudin Lunani (48), anaknya Muhammad Farhan (27), dan kru kapal Samiun Maneu (27), yang berprofesi sebagai nelayan.

Korban penyanderaan berharap pemerintah Indonesia bisa membebaskan mereka.

Anggota Komisi I DPR fraksi Partai Gerindra Fadli Zon mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam mencegah WNI (Warga Negara Indonesia) disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina.

Hal itu dikatakannya merespons tiga nelayan WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf saat melaut di Pulau Tambisan, Lahad Datu, Sabah sejak 24 September 2019.

Fadli Zon mengatakan kejadian itu terus berulang dan belum ada upaya nyata dari pemerintah.

"Menurut saya, ini satu kejadian yang terus berulang, dan kita sangat prihatin kenapa kok kejadian penyanderaan ini berulang terus.

Kenapa tidak ada upaya preventif dari pemerintah dalam hal ini untuk mencegah warga negara kita berada di perairan itu, atau kapal-kapal yang berbendera kita berada di perairan itu," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini meminta pemerintah melakukan upaya pencegahan.

Halaman
1234
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved