Banyak Nikah Siri di Kabupaten Berau, Ternyata Tidak Mudah Mengesahkannya, Ini Kendalanya

Banyak Nikah Siri di Kabupaten Berau, Ternyata Tidak Mudah Mengesahkannya, Ini Kendalanya

Banyak Nikah Siri di Kabupaten Berau, Ternyata Tidak Mudah Mengesahkannya, Ini Kendalanya
TribunKaltim.Co/Geafry Necolsen
Selain banyaknya kasus nikah siri, di Kabupaten Berau juga cukup banyak kasus perceraian tanpa putusan pengadilan. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dengan Pengadilan Agama Tanjung Redeb untuk menyelesaikan persoalan-persoalan ini. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB –Banyak nikah siri di Kabupaten Berau, ternyata tidak mudah mengesahkannya, ini kendalanya

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Tanjung Redeb, Zainal Abidinsyah, mengofirmasi jika masih banyak masyarakat Kabupaten Berau yang melakukan nikah siri atau pernikahan di bawah tangan.

nikah siri, adalah pernikahan tanpa pencatatan secara resmi di kantor KUA, agar bisa mendapatkan buku nikah.

Zainal Abidinsyah mengatakan, mereka yang melakukan pernikahan secara siri, biasanya baru diketahui saat akan mengurus status pernikahan mereka secara resmi.

Meski begitu, pihaknya mengaku tidak mengetahui secara persis, berapa banyak warga yang melakukan nikah siri.

Baca Juga

 Kapolres Kukar AKBP Andrias Susanto Nugroho Angkat Bicara Soal Ledakan di Monas Jakarta 3 Desember

 Andi Harun dan Rusmadi Kompak Kembalikan Formulir, Daftar Pilkada Samarinda ke PKS dan PPP

 Simpan Sabu, Samsul Warga Sebulu Digerebek Polisi, Temukan Tiga Poket dan Uang Rp 1,8 Juta

 14 Desember Batas Akhir Verifikasi CPNS Balikpapan, Terima 6913 Berkas 2 Formasi Tidak Ada Pendaftar

“Kalau jumlahnya tidak kami catat, yang jelas masih sering kami temukan kalau mereka datang ke KUA,” ungkapnya.

Pihaknya kerap menemukan kasus, di mana pasangan-suami istri yang telah menikah siri, beberapa tahun kemudian baru mengurus buku nikah.

Namun mengesahkan pasangan yang sudah terlanjur menikah secara siri, bukanlah perkara yang mudah.

Pasalnya, tak jarang KUA mendapati salah satu wali nikah dari pasangan tersebut tidak merestui pernikahan itu.

“Kalau dalam agama Islam, wanita yang menikah tanpa persetujuan wali nikah, dianggap tidak sah.

Halaman
123
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved