KPU Kaltim Target Partisipasi Pemilih Pilkada 2020 Mencapai 77,5 Persen, Ini Kata Ketua KPU Kaltim

KPU Kaltim Target Partisipasi Pemilih Pilkada 2020 Mencapai 77,5 Persen, Ini Kata Ketua KPU Kaltim,

KPU Kaltim Target Partisipasi Pemilih Pilkada 2020 Mencapai 77,5 Persen, Ini Kata Ketua KPU Kaltim
Tribunkaltim.co, Ichwal Setiawan
TANTANGAN CALON - KPU Kaltim mengatakan tingkat partisipasi pemilih tinggi atau rendah tergantung dari keyakinan para pemilih terhadap calon kepala daerah. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA -KPU Kaltim Target Partisipasi Pemilih Pilkada 2020 Mencapai 77,5 Persen, Ini Kata Ketua KPU Kaltim.

KPU Kalimantan Timur menargetkan tingkat partisipasi pemilih di Pilkada serentak 2020 mendatang sebesar 77,5 persen.

Acuan ini tak berbeda dengan target pada Pilgub 2018 kemarin. KPU beralasan masih menggunakan acuan dari nasional belum ada perubahan.

Padahal pada Pilpres lalu di Kaltim jumlah partisipasi pemilih di atas 80 persen lebih dan menjadi partisipasi tertinggi selama pemilu digelar.

 

Partisipasi Pemilih Capai 81,96 persen, Begini Gambaran Umum Pemilu 2019 di Kabupaten PPU

Tingkat Partisipasi Pemilu 2019 di Tenggarong Seberang 81 Pesen, Ini yang Disampaikan Ketua MUI

Ketua KPU Kaltim, Rudiansyah HN mengatakan pihaknya sudah menyiapkan dua program untuk mengerek jumlah pemilih agar menggunakan hak mereka.

Di antaranya, pendidikan politik bagi pemilih dan program sosialiasi kepada masyarakat. "Kami juga mengajak kepada seluruh pihak terkait agar mendukung KPU dalam sosialiasi maupun pendidikan politik," ujar Rudi-begitu akrab disapa.

KPU mengaku bakal total mendorong agar pemilih mau menyalurkan hak pilih mereka pada 23 September tahun depan. Pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan bagi pemilih secara total.

Kendati begitu, ia meminta agar parpol dan peserta pemilu turut serta bersosialiasi dan meyakinkan para pemilihnya.

"Nah itu hak pemilih untuk menyalurkan suaranya, tapi kalau mereka belum menentukan pilihannya pasti tidak mau juga kan (ke TPS)," ungkapnya.

Untuk itu, partisipasi pemilu juga menjadi tantangan bagi peserta pemilu untuk menyakinkan para pemilih agar menyalurkan hak suaranya.

"Nah sekarang setiap calon harus menyakinkan program mereka, visi dan misi memang berkualitas. Supaya pemilih tertarik untuk memilih. Walaupun kami (KPU) sudah melayani maksimal, tapi mereka belum menentukan pilihan kan tidak bisa juga," ujarnya. (m09)

Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved