Sabu Dua Poket Gagal Dijual Lagi, Rizki Firdani Tertangkap Polisi di Sangatta, Ini Kronologinya

Sabu Dua Poket Gagal Dijual Lagi, Rizki Firdani Tertangkap Polisi di Sangatta, Ini Kronologinya,

Sabu Dua Poket Gagal Dijual Lagi, Rizki Firdani Tertangkap Polisi di Sangatta, Ini Kronologinya
HO Polsek Sangatta
Barang bukti yang diamankan dari kendaraan yang digunakan_ 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA –Sabu Dua Poket Gagal Dijual Lagi, Rizki Firdani Tertangkap Polisi di Sangatta, Ini Kronologinya.

Pengungkapan kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu juga dilakukan jajaran Polsek Sangatta.

Rizki Firdani alias Rizki (26), seorang pemuda asal Kecamatan Bengalon. Dia tinggal di kawasan Swarga Bara berhasil diamankan setelah bertransaksi sabu di kawasan Jalan AW Syahrani (eks Jalan Pendidikan) Kecamatan Sangatta Utara, Selasa (3/12/2019) pukul 18.30 wita.

Kapolres Kutai Timur AKBP Indras Budi Purnomo didampingi Kapolsek Sangatta Iptu Slamet Riyadi mengatakan penangkapan terhadap tersangka dilakukan setelah tim opsnal Polsek Sangatta melakukan pengintaian di sekitar TKP.

 

Diungkap Polres Kutai Timur, Sabu Seharga Rp 800 Ribu Gagal Beredar di Sangatta

Perawat, Sopir Ambulans dan Tukang Parkir di RSUD Gelar Pesta Sabu, Dua Orang Langsung Dipecat

 

“Informasi di sekitar kawasan tersebut kerap terjadi transaksi narkoba, kami dapat beberapa waktu lalu. Kemudian, tim opsnal reskrim Polsek Sangatta melakukan penyelidikan di lapangan.

Saat dilakukan pengintaian, aparat mencurigai seorang berkendara di Jalan AW Syahrani. Pengendara itu, sempat berhenti dan menelepon. Kemudian memutar berbalik arah, masuk ke dalam gang, sekitar 20 menit, keluar lagi dari gang tersebut,” ungkap Slamet, Rabu (4/12/2019).

Aparat yang curiga, kemudian membuntuti pengendara motor tersebut. Sesampai di depan sekretariat sebuah organisasi masyarakat, polisi menghentikan pengendara tersebut.

“Kami lakukan penggeledahan dan ternyata benar kecurigaan polisi. Ia membawa barang terlarang. Berupa narkotika jenis sabu sebanyak dua poket,” ujar Slamet.

Sabu tersebut disimpan dalam kertas tisu dan ditaro di dashboard motor. Dua poket sabu setelah ditimbang berbobot 0,56 gram.

“Tersangka mengaku sabu tersebut ia beli dari seorang dalam gang yang dimasukinya, untuk dijual kembali,” ungkap Slamet.

Halaman
12
Penulis: Margaret Sarita
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved