Robert Rene Alberts Sampai Bingung Persib Bandung 2 Kali Beruntun Cetak Gol Bunuh Diri

Robert Rene Alberts sampai bingung Persib Bandung 2 Kali beruntun cetak gol bunuh diri

Kolase/Tribun Jabar/ Deni Denaswara
Robert Rene Alberts Sampai Bingung Persib Bandung 2 Kali Beruntun Cetak Gol Bunuh Diri 

TRIBUNKALTIM.CO - Robert Rene Alberts sampai bingung Persib Bandung 2 Kali beruntun cetak gol bunuh diri  

Tim Persib Bandung mengalami tren negatif dalam 2 pertandingan terakhir .

Setelah dibekap Bali United di 2-3, terakhir anak asuh Robert Rene Alberts harus mengakui keunggulan Persela Lamongan denan skor 0-2 .

 Timnas Indonesia U23 vs Laos, Prediksi dan Skenario Anak Asuh Indra Sjafri Lolos ke Semifinal

 Bek Persib Achmad Jufriyanto Dituduh Sengaja Lakukan Gol Bunuh Diri, Supardi Siap Terima Cacian

Timnas Indonesia U23 vs Laos, Berikut Calon Lawan Garuda jika Lolos ke Semifinal, Tak ada Malaysia

 Kabar Liga Italia, Napoli Bakal Pecat Carlo Ancelotti, Eks Pelatih AC Milan Jadi Kandidat Pengganti

Persib Bandung mencatatkan rekor buruk di dua pertandingan terakhir, saat bertamu ke kadang Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali dan menjamu Persela Lamongan di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang Kabupaten Bandung.

Dalam dua pertadingan tersebut, Persib Bandung menelan dua kali kekalahan secara berturut-turut.

Pertama kalah dari Bali United 3-2 dan berlanjut dipermalukan Persela Lamongan di kandang sendiri.

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts mengaku kecewa dengan penampilan anak asuhnya yang bermain tidak seperti biasa.

Persib Bandung terlihat kerepotan menghadapi serangan-serangan tim tamu.

"Gol mereka juga terlalu mudah, baru berjalan 12 menit, dengan bebas menyundul bola dan gol kedua kembali dari gol bunuh diri. Kami tidak bisa membantu tim kami sendiri," ujar Robert, saat jumpa pers seusai pertandingan, kemarin.

Dua kekalahan beruntun itu pun menjadi akhir dari tren positif Maung Bandung yang sebelumnya mencatatkan rekor tidak kalah di sepuluh pertandingan terakhir.

Selain itu, yang menarik dari kekalahan beruntun ini adalah dua gol bunuh diri yang dilakukan dua pemain berbeda.

Pertama saat melawan Bali United, kapten tim Maung Bandung, Supardi Nasir tidak sengaja menyundul bola ke gawang sendiri.

Kejadian itu terulang di pertandingan berikutnya, kali ini giliran bek senior Achmad Jufriyanto, yang mengulang kesalahan Supardi.

Robert pun mengaku tidak mengerti dengan kejadian yang menimpa timnya.

Ia akan berusaha mencari solusi agar timnya mampu bangkit di sisa empat pertandingan dan memenuhi target finish diperingkat lima klasemen akhir Liga 1 musim ini.

"Memang tidak biasanya mencetak dua gol bunuh diri di dua laga beruntun. Itu membuat kami kecewa. Untuk pertama kalinya di musim ini saya merasa kecewa dan kami harus menemukan jawabannya," katanya.

 Jadwal Laga Wakil Indonesia di Perorangan Badminton SEA Games 5 Desember 2019, 6 Wakil Bertanding

 Pemain Persib Dituding Sengaja Lakukan Gol Bunuh Diri Lawan Persela Michael Essien Beri Komentar

Nil Maizar Ungkap Keberhasilan Persela

Bermain sabar dan tidak panik menjadi intruksi yang diberikan pelatih Persela Lamongan, Nil Maizar kepada anak asuhnya saat berhasil mengalahkan Persib Bandung di kandang, kemarin.

Pertandingan pekan ke-30 Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa 3 Desember 2019, dimenangkan oleh Persela Lamongan dengan skor 0-2.

Dua gol Persela masing-masing dicetak oleh Rafael Gomes de Oliveira dan satu gol bunuh diri Achmad Jufriyanto.

Kemenangan itu pun membuat Persela Lamongan berhasil mencatatkan rekor dua kali menang berturut-turut di kandang lawan.

Sebelumnya, tim asuhan Nil Maizar ini sukses mengalahkan Borneo FC di kandang dengan skor 2-1.

Dikatakan Nil Maizar, ketika timnya sudah unggul 2-0, yang harus dilakukan anak asuhnya adalah bermain sabar dan tidak panik ketika mendapat tekanan dari lawan.

Intruksi yang disampaikannya itu, ujar Nil, dijalankan dengan baik oleh anak asuhnya sehingga berhasil menjaga keunggulan hingga akhir pertandingan.

"Karena kami sudah unggul 1-0, kami cuman instruksikan untuk sabar dalam bermain, sabar dalam bertahan tidak buru-buru, jangan panik karena dengan menang 2-0 itu suatu hal yang susah untuk dibalas lawan kecuali kami panik. Alhamdulillah, anak-anak bisa menjaga bola sehingga tidak terlalu banyak bikin kesalahan," ujar Nil Maizar, saat jumpa pers seusai pertandingan, Selasa (3/12/2019).

Selain itu, kata Nil, penampilan kiper Dwi Kuswanto pada pertandingan kemarin sangat memukau. Ia tercatat beberapa kali menghalau tendangan yang dilepaskan pemain depan Maung Bandung.

"(Kiper pemain terbaik), Setuju kami hari ini. Karena empat sampai lima penyelamatan dilakukan. Setuju saya. Tapi bukan berarti yang lain tidak berfungsi, cuma mungkin ada yang dimajukan sedikit atau ada lainnya," ucapnya.

Robert Alberts kecewa

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, tak bisa menutupi rasa kecewanya usai ditaklukan Persela Lamongan dengan skor 0-2 di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (3/12/2019).

Robert Alberts mengatakan bahwa kekalahan atas Persela membuat dirinya untuk pertama kali musim ini merasa kecewa.

"Memang tidak biasanya mencetak dua gol bunuh diri di dua laga beruntun. Itu membuat kami kecewa, ini untuk pertama kalinya di musim ini saya merasa kecewa dan kami harus menemukan jawabannya," ujar Robert Alberts dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan.

Mantan pelatih PSM Makassar ini pun akan segera menggelar evaluasi untuk memperbaiki apa kekurangan dilaga kontra Laskar Joko Tingkir.

Apalagi, Maung Bandung akan di hadapkan pada dua partai tandang berat menghadapi PSS Sleman (7/12) dan Borneo FC (11/12).

Ia pun berharap, di sisa laga nanti, Persib Bandung bisa kembali ke jalur kemenangan setelah tiga pertandingan terakhir, merasakan dua kekalahan dan satu hasil imbang.

"Karena kami akan memainkan dua laga tandang yang sangat berat dan kami harus secepat mungkin menemukan jawabannya agar bisa kembali ke tren yang positif," katanya.

 Jadwal Siaran Langsung & Live Streaming RCTI Timnas U23 Indonesia vs Laos, Sore Ini 5 Desember

 Live Streaming Timnas Indonesia U20 vs Inter Milan Langsung di SCTV, Nonton Gratis Lewat Link Ini

Robert Alberts kebingungan

Robert Alberts mengaku kebingungan karena penampilan timnya saat menghadapi Persela Lamongan.

Akibat kekalahan dari Persela Lamongan dalam pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (3/12/2019), ucap Robert Alberts, Persib Bandung pun harus kehilangan kesempatan menembus lima besar Liga 1 2019.

"Sangat mengecewakan, antiklimaks. Dalam posisi kami sebenarnya bisa menembus peringkat empat tetapi kami malah turun ke peringkat 10 atau 11 dan ada jarak yang cukup jauh," ujar Robert Alberts dalam sesi konferensi pers.

Menurut pelatih asal Belanda itu, Febri Hariyadi dkk pada laga malam ini bermain tidak seperti biasanya.

Ia menilai Persib Bandung sulit untuk menguasai bola, tidak agresif, dan tidak mampu untuk menembus pertahanan Laskar Joko Tingkir.

Akibat kekalahan dari Persela Lamongan dalam pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (3/12/2019), ucap Robert Alberts, Persib Bandung pun harus kehilangan kesempatan menembus lima besar Liga 1 2019.

"Sangat mengecewakan, antiklimaks. Dalam posisi kami sebenarnya bisa menembus peringkat empat tetapi kami malah turun ke peringkat 10 atau 11 dan ada jarak yang cukup jauh," ujar Robert Alberts dalam sesi konferensi pers.

Menurut pelatih asal Belanda itu, Febri Hariyadi dkk pada laga malam ini bermain tidak seperti biasanya.

Ia menilai Persib Bandung sulit untuk menguasai bola, tidak agresif, dan tidak mampu untuk menembus pertahanan Laskar Joko Tingkir.

Menurut Robert Alberts, gol yang diciptakan Persela Lamongan ke gawang Persib Bandung pun terlalu mudah.

Dua gol ke gawang Persib Bandung pada laga malam kemarin membuktikan koordinasi di lini belakang tak berjalan baik.

Gol pertama yang dicetak Rafael Oliviera lahir karena tak ada penjagaan ketat dari pemain Persib Bandung dalam situasi bola mati.

Begitu pula dengan gol kedua yang lahir karena lemahnya koordinasi dari Kiper Persib, I Made Wirawan dan Jupe.

 Update Perolehan Medali SEA Games 2019, Indonesia Terlempar dari 3 Besar

 Live Streaming TV Online Timnas U23 Indonesia vs Laos Siaran Langsung RCTI dan Vidio.com

 Eks Anak Didik Beri Kekalahan Perdana Jose Mourinho di Tottenham

 Jelang Timnas U23 Indonesa vs Laos, Kabar Gembira Hampiri Skuad Asuhan Indra Sjafri

Bola silang yang dilakukan Persela Lamongan gagal digapai oleh I Made Wirawan sehingga Jupe sedikit terkejut dengan melakukan sundulan ke gawang sendiri.

"Gol mereka juga terlalu mudah, baru berjalan 12 menit, dengan bebas menyundul bola dan gol kedua kembali dari gol bunuh diri. Kami tidak bisa membantu tim kami sendiri," katanya. (TribunJabar.id/Nazmi Abdurrahman/Ferdyan Adhy Nugraha)

Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved