Bank Indonesia

Bank Indonesia Menggelar Pertemuan Tahunan Ekonomi Daerah 2019, Ini Tema Besarnya

Dari sisi inflasi Kota Balikpapan pada tahun 2019, Bank Indonesia memperkirakan inflasi tahunan dalam rentang 2.0-3.0%

Bank Indonesia Menggelar Pertemuan Tahunan Ekonomi Daerah 2019, Ini Tema Besarnya
HO - BI Bpn
Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan menggelar Pertemuan Tahunan Ekonomi Daerah, Kamis (5/12/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO - Kamis (5/12/2019), Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan menggelar Pertemuan Tahunan Ekonomi Daerah untuk mendiseminasikan kondisi perekonomian terkini, tantangan dan peluang serta outlook ekonomi tahun 2020 dan arah kebijakan Bank Indonesia.

Pada tahun 2019 ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan menyelenggarakan Pertemuan Tahunan Ekonomi Daerah tahun 2018 dengan tema "Sinergi, Transformasi, dan Inovasi Mendorong Inklusivitas Ekonomi Daerah" di Hotel Gran Senyiur Balikpapan.

Acara dihadiri oleh Walikota Balikpapan, Forkompimda Kota Balikpapan, pimpinan perusahaan, pimpinan perbankan dan korporasi nonbank, akademisi, serta media massa.

Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan menggelar Pertemuan Tahunan Ekonomi Daerah, Kamis (5/12/2019).
Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan menggelar Pertemuan Tahunan Ekonomi Daerah, Kamis (5/12/2019). (HO - BI Bpn)

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Bimo Epyanto menyampaikan bahwa bauran kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia dan pemerintah diharapkan dapat mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia, yang diprakirakan berada di sekitar 5,1% (yoy) pada 2019 dan meningkat dalam kisaran 5,1 - 5,5% (yoy) pada tahun 2020.

Sementara, inflasi 2019 diperkirakan relatif rendah sebesar 3,1% (yoy), menandai tercapainya sasaran inflasi secara konsisten selama lima tahun terakhir.

Pada tataran kota/kabupaten, di tengah tantangan perekonomian serta dinamika ekonomi di daerah, Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Kota Balikpapan pada tahun 2019 akan melambat dalam kisaran 4.2-4.7% yang dipengaruhi oleh melambatnya sektor industri pengolahan.

Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan menggelar Pertemuan Tahunan Ekonomi Daerah, Kamis (5/12/2019).
Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan menggelar Pertemuan Tahunan Ekonomi Daerah, Kamis (5/12/2019). (HO - BI Bpn)

Namun demikian, perlambatan lebih dalam tertahan oleh kinerja konstrukai yang diperkirakan melonjak melalui realisasi proyek strategis nasional dan peningkatan aktivitas perdagangan dan transportasi seiring membaiknya sektor pertambangan Kalimantan Timur.

Sedangkan pada Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Paser, pertumbuhan ekonomi tahun 2019 diperkirakan akan tumbuh tinggi masing-masing dalam kisaran 2.5-3.0% dan 5.0-5.5% didukung oleh peningkatan kinerja sektor tambang.

Sementara itu, pada tahun 2020, ekonomi Kota Balikpapan diperkirakan tumbuh sebesar 5.5-6.0%, Penajam Paser Utara sebesar 3.0-3.5% dan Paser sebesar 5.0-6.0.

Dari sisi inflasi Kota Balikpapan pada tahun 2019, Bank Indonesia memperkirakan inflasi tahunan dalam rentang 2.0-3.0% didukung oleh ketersediaan pasokan bahan makanan, perbaikan konektivitas dan distribusi serta komunikasi yang efektif dalam menjaga ekspektasi masyarakan.

Izin Tambang Perkebunan di Ibu Kota Negara Dibatasi, Perusahaan tak Bisa Urus Perpanjangan Izin

Taukah Anda Beginilah Aturan Membawa Barang di Pesawat Garuda Indonesia Tolong Diperhatikan Ya

Penampilan Baru Ariel NOAH Jelang Tahun Baru 2020, Perubahan Mencolok Eks Luna Maya Dipuji Penggemar

Awal Gunakan Warna Putih Sekarang Kebaya Potret Seragam Pramugari Garuda Indonesia dari Masa ke Masa

Sementara pada tahun 2020, inflasi diperkirakan terjaga pada rentang 3+/-1%.

Selanjutnya, Bimo Epyanto juga menyampaikan bahwa terdapat tiga pelajaran penting yang menjadi kunci untuk memperkuat ketahanan dan pertumbuhan ekonomi menuju Indonesia maju ke depan, yaitu SINERGI bauran kebijakan makro ekonomi dan sistem keuangan antara pemerintah, Bank Indonesia, dan otoritas lainnya, TRANSFORMASI ekonomi agar pertumbuhan ekonomi lebih tinggi, INOVASI dalam ekonomi dan keuangan digital agar kembangkan sehingga dapat mempersempit kesenjangan masyarakat.

Dalam kesempatan ini, Bank Indonesia juga memberikan apresiasi penghargaan kepada pemerintah daerah, korporasi, perbankan, dan media yang telah memberikan dukungan pada program-program Bank Indonesia selama tahun 2019.

Selanjutnya, Bank Indonesia berharap dengan diselenggarakanya Pertemuan Tahunan Ekonomi Daerah tahun 2019 ini dapat meningkatkan sinergi antar lembaga, selain itu agar dapat dilakukan Transformasi ekonomi dan Inovasi yang mendorong Inklusivitas Ekonomi Daerah. (*)

Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved