Pasca Kasus Suap Hakim Kayat, KY Fokus Awasi Persidangan di Bontang dan Kutim, Begini Alasannya

Pasca Kasus Suap Hakim Kayat, KY Fokus Awasi Persidangan di Bontang dan Kutim, Begini Alasannya,

Pasca Kasus Suap Hakim Kayat, KY Fokus Awasi Persidangan di Bontang dan Kutim, Begini Alasannya
Ichwal Setiawan/Tribunkaltim.co
Ilustrasi; palu hakim-net 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Perilaku rasuah di lingkungan Kehakiman Kalimantan Timur menjadi fokus Komisi Yudisial ( KY ) pasca kasus OTT KPK hakim Kayat di PN Balikpapan.

Saat ini komisi yang mengurusi etika para hakim ini tengah memantau kabupaten/kota dinilai rawan hakim nakal. Ada dua daerah mendapat perhatian KY Kaltim, yakni Kabupaten Kutai Timur dan Kota Bontang.

Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Kaltim, Danny Bunga mengatakan dua daerah ini mendapat prioritas pengawasan lantaran banyak perusahaan.

Baca juga:

Pemuda di Kukar Ini Kena Operasi Antik, Ditemukan Sabu dalam Bungkus Rokok, Kini Begini Nasibnya

Disdukcapil Minta Warga Penajam Paser Utara Ubah Data KK, Ini Cara dan Syarat Buat Kartu Keluarga

9 Desember Batas Akhir Penyerahan Berkas Pelamar CPNS Kalimantan Utara, Ini Jadwal Jam dan Harinya

Produksi Garam di Berau Masih Rendah, Hanya 1,2 Ton Setahun, Ini Penyebabnya

Praktik suap riskan di daerah ini karena menangani sengketa korporasi dengan warga atau instansi pemerintah.

Dukungan kapital dari perusahaan biasanya menjadi celah korupsi bagi hakim nakal.

Halaman
12
Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved