Taukah Anda Mengapa Hampir Tidak ada Kuliner Khas Kota Papua yang Digoreng? Inilah Jawabannya

Taukah Anda Mengapa Tidak Ada Satupun Kuliner Khas Papua yang Digoreng? Inilah Jawabannya

Taukah Anda Mengapa Hampir Tidak ada Kuliner Khas Kota Papua yang Digoreng? Inilah Jawabannya
Instagram/febriana_suryaningsih
Taukah Anda Mengapa Hampir Tidak ada Kuliner Khas Kota Papua yang Digoreng? Inilah Jawabannya 

Nah, dengan banyaknya kandungan minyak di dalam makanan tersebut, maka bisa mengurangi gizi yang terkandung di dalam sebuah kuliner.

Rika yang pernah cukup lama tinggal di Papua mengungkapkan, minyak yang sering digunakan adalah minyak kelapa.

Sebagai daerah yang ditanami banyak pohon kelapa, lebih mudah untuk memproduksi minyak kelapa.

" Minyak kelapa itu juga tidak digunakan sebagai cara masak, lebih sering jadi perawatan kulit dan tubuh," kata Rika.

"Makanya orang Papua kalau tidak masak pakai bakar batu yang disayur pakai santan kelapa," jelas Rika yang memiliki darah Papua dari ibunya merupakan asal Sentani.

Ilustrasi hidangan ikan.
Ilustrasi hidangan ikan. (//bettysliu.com)

Rika melanjutkan, prinsip kuliner masyarakat Papua sederhana, namun tetap memerhatikan gizi.

Hal ini karena bahan makanan yang diambil dari alam sekitar masyarakat. Bahan-bahan yang digunakan hampir semuanya segar, terutama ikan.

"Mereka memanfaatkan kekayaan alam di sekitar mereka untuk diolah jadi makanan," ujar Rika.

"Misalnya ini, keladi (talas) ini kan hasil kebun mereka yang bisa mereka ambil dari sekitar," lanjutnya.

Makanan khas Papua memang biasanya memanfaatkan bahan yang ada di sekitar masyarakat, mulai dari hasil kebun seperti keladi, daun melinjo, daun pakis, kelapa, dan bunga pepaya.

Kuliner Papua Barat di Manokwari.
Kuliner Papua Barat di Manokwari. (indonesiakaya.com)
Halaman
123
Editor: Nur Pratama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved