Ini Desain Formal FKUB Kalimantan Utara Tangkal Perpecahan Umat Beragama di Media Sosial

Ini Desain Formal FKUB Kalimantan Utara Tangkal Perpecahan Umat Beragama di Media Sosial

Ini Desain Formal FKUB Kalimantan Utara Tangkal Perpecahan Umat Beragama di Media Sosial
TribunKaltim.Co/Muhammad Arfan
Wiyono Adie, Sekretaris FKUB Kaltara memberi penjelasan dalam Respons Kaltara di Kedai 99 Tanjung Selor, Rabu (11/12/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO,TANJUNG SELOR - Ini desain formal FKUB Kalimantan Utara tangkal perpecahan umat beragama di media sosial

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalimantan Utara mengklaim mempunyai desain formal,

untuk meredam hal-hal yang bisa menganggu kerukunan antar agama, utamanya yang mungkin terjadi di media sosial.

Sekretaris FKUB Kalimantan Utara Wiyono Adie mengungapkan, FKUB sejatinya baru akan menerapkan desain-desain formal itu mulai penghujung tahun 2019 ini.

Wiyono menggambarkan, berbicara ujaran kebencian dan berita bohong mengenai agama di media sosial, ada 3 (tiga) hal penting. Yakni adanya pelaku, sarana, dan komunitas yang responsif.

"Responsif di sini dalam artian ada yang respon positif dan ada respon negatif," sebut Wiyono menjawab Tribun dalam Respons Kaltara di Kedai 99 Tanjung Selor, Rabu (11/12/2019).

Permasalahan yang timbul di media sosial, selain dipicu karena adanya aktor intelektual, juga karena ada alat yang digunakan.

Alat yang dimaksudkan Wiyono adalah para millenial yang notabene bisa digunakan pada dan oleh komunitas tertentu.

"Saya tegaskan di sini, tidak semuanya," ujarnya.

Ia mengatakan, aktor yang menggunakan millenial ini adalah aktor yang memiliki kepentingan.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved