Jangan Hanya Jadi Penonton di Ibu Kota Negara Baru, Cari Peluang Usaha

Jangan Hanya Jadi Penonton di Ibu Kota Negara Baru, Cari Peluang Usaha

Jangan Hanya Jadi Penonton di Ibu Kota Negara Baru, Cari Peluang Usaha
TribunKaltim.Co/purnomo susanto
Pegiat Sosialpreneur, Ujang Koswara 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA -Jangan hanya jadi penonton di Ibu Kota Negara baru, cari peluang usaha

Pegiat Sosialpreneur, Ujang Koswara yang dihadirkan  Bank Indonesia Perwakilan Kaltim sebagai pengisi materi dalam,

program Akhir Pekan Digitalisasi, Edukasi & UMKM bersama BI (Akademi), pada Sabtu (14/12/2019), malam, di Big Mall Samarinda menerangkan sedikit bagaimana UMKM meningkatkan daya saing.

“Seperti saya contohkan di daerah Kabupaten Panajam Paser Utara (PPU). Di sana, ada 618 kepala keluarga yang belum menikmati listrik.

Baca Juga

 Sedangkan Bungkus-bungkus Sabu Pengedar Narkoba Digerebek Polisi Polsek Muara Jawa Kutai Kartanegara

 Usai Geledah Kantor Perusda AUJ, Penyidik Sebut Perusda AUJ Kurang Kooperatif, Ini Keterangan Kejari

 Dituduh Germo & Hidung Belang, VP Garuda Indonesia Ini Laporkan Akun Twitter @digeeembok ke Polisi

 Raih Penghargaan Wilayah Bebas Korupsi, RSUD Beriman Balikpapan Komitmen Ciptakan Good Goverment

Untuk menyelesaikan persoalan itu, kita melahirkan Listrik Mandiri Rakyat (Limar) dengan biaya yang murah. Kita ciptakan market kita sendiri. Kemudian, bisa kota bersaing keluar,” ujarnya usai menghadiri

konferensi pers, pada Kamis (12/12/2019), sore, di Kantor BI Perwakilan Kaltim, Jalan Gajah Mada.

Tidak hanya itu,sebagai tugas yang melekat padanya saat ini adalah menciptakan peluang usaha untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Pasalnya, masyarakat Indonesia memang diseting agar konsumtif. Karena dalam kesempatan tersebut, ia akan mengungkapkan temuan-temuannya.

“Saya, memiliki 70 penemuan yang dapat diterapkan. Salah satu temuan saya, kompor yang tidak memiliki residu (sisa pembakaran), juga menghasilkan listrik.

Nah, temuan ini tidak saya komersilkan dan akan saya akan tularkan kepada pelaku UMKM di Kaltim. Bukan hanya itu, saya juga akan sampaikan temuan lainnya,” tuturnya.

Baca Juga

 Ditantang Ucap Dungu, Rocky Gerung Diskakmat Budiman Sudjatmiko, Sampai Tak Berkutik & Cuma Diam

 Richard Kevin - Cut Tari Menikah, Ini Harga Sewa Venue Pernikahan, Dulu Juga Dipakai Glenn Fredly

 Singkat Padat, Inilah Pidato Politik Pertama Gibran Sebelum Daftar Cawali Solo, Banjir Tepuk Tangan

 Sidak Proyek Mangkrak Gedung IPAM PDAM Balikpapan, Ketua Komisi III DPRD Sebut Segara Gelar RDP

Intinya, dibeberkan Ujang, tujuan akhirnya adalah menjadikan masyarakat berdaya saing tinggi dengan menarik ide-ide dari luar dan diterapkan di Kaltim.

Sehingga, masyarakat Kaltim tidak menjadi penonton di daerah sendiri. Terlebih,  Kaltim akan menjadi Ibu Kota Negara (IKN).

“Artinya, yang faktual akan kita terapkan di sini. Tidak bisa juga kita hanya menerapkan apa yang kita sendiri sukai.

Tapi, kita melihat peluang yang orang lain nanti datang ke Kaltim karena IKN.

Jadi, apa saja peluangnya bisa disambut dan dikelola sendiri oleh masyarakat Kaltim. Sehingga, tidak melulu dari pulau jawa saja,” tegasnya. (*)

Baca Juga

 Pembangunan PLTA Kayan Butuh 20 Ribu Tenaga Kerja, Lowongan Pekerjaan Rencana Dibuka Januari 2020

 Kekesalan Umuh Muchtar Kepada Satu Pemain Asing Persib Bandung Sama dengan Main 10 Orang

 Garuda Indonesia Tawarkan Tiket Murah ke China Tarif Mulai dari Rp 7,9 Juta untuk Liburan ke Beijing

 Jarang Diketahui, Erick Thohir Ternyata Punya Proyek di Garuda, Tanggapan Arya Sinulingga Emosional

Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved