Lima Formasi Dokter Gigi Tak Ada Pelamar, Kemungkinan karena Penempatan bukan di Kota Sanggata

Lima Formasi Dokter Gigi Tak Ada Pelamar, Kemungkinan karena Penempatan bukan di Kota Sanggata

Lima Formasi Dokter Gigi Tak Ada Pelamar, Kemungkinan karena Penempatan bukan di Kota Sanggata
TribunKaltim.CO/Margaret Sarita
Pelamar seleksi CPNS di lingkungan Pemkab Kutim saat memasukkan berkas ke panitia di BKPP Kutim 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA–Lima formasi dokter gigi tak ada pelamar, kemungkinan karena penempatan bukan di kota Sanggata

Tahapan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil  di lingkungan Pemkab Kutai Timur terus berjalan.

Dari hasil verifikasi dan pemberkasan yang masuk ke Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim, beberapa formasi masuk dalam kategori sepi peminat, bahkan ada formasi yang tidak ada peminatnya sama sekali.

Kepala BKPP Kutim, Zainuddin Aspan membenarkan hal itu.

Dari hasil pengelompokan berkas lamaran. Ada formasi yang tidak ada pelamarnya sama sekali.

Baca Juga

 Sedangkan Bungkus-bungkus Sabu Pengedar Narkoba Digerebek Polisi Polsek Muara Jawa Kutai Kartanegara

 Usai Geledah Kantor Perusda AUJ, Penyidik Sebut Perusda AUJ Kurang Kooperatif, Ini Keterangan Kejari

 Dituduh Germo & Hidung Belang, VP Garuda Indonesia Ini Laporkan Akun Twitter @digeeembok ke Polisi

 Raih Penghargaan Wilayah Bebas Korupsi, RSUD Beriman Balikpapan Komitmen Ciptakan Good Goverment

Yakni formasi dokter gigi dan dokter spesialis anak. Formasi dokter gigi dibutuhkan lima orang. Namun tidak ada satupun pelamar yang memasukkan berkas pendaftaran.

“Kebutuhan dokter gigi yang ada dalam formasi penerimaan CPNS kali ini, untuk ditempatkan di Puskesmas Kecamatan Batu Ampar, Puskesmas Kecamatan Karangan, Puskesmas Sepaso, Kecamatan Bengalon, Puskesmas Muara Bengkal dan Puskesmas Rantau Pulung.

Mungkin karena alasan jauh dari ibu kota kabupaten, sehingga tidak ada peminat,” ungkap Zainuddin, Kamis (12/12/2019).

Selain dokter gigi, formasi yang tidak ada peminatnya sama sekali adalah dokter umum untuk Puskesmas Kecamatan Sandaran dan Dokter spesialis anak untuk RSU Sangkulirang.

Meski demikian, dari 136 formasi yang ditawarkan tak sedikit juga formasi yang menjadi incaran para pelamar.

Bahkan ada beberapa formasi yang hanya membuka satu lowongan, namun mendapatkan pelamar lebih dari 100 orang.

Baca Juga

 Ditantang Ucap Dungu, Rocky Gerung Diskakmat Budiman Sudjatmiko, Sampai Tak Berkutik & Cuma Diam

 Richard Kevin - Cut Tari Menikah, Ini Harga Sewa Venue Pernikahan, Dulu Juga Dipakai Glenn Fredly

 Singkat Padat, Inilah Pidato Politik Pertama Gibran Sebelum Daftar Cawali Solo, Banjir Tepuk Tangan

 Sidak Proyek Mangkrak Gedung IPAM PDAM Balikpapan, Ketua Komisi III DPRD Sebut Segara Gelar RDP

Di antaranya, Analis Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutim yang mendapat 147 pelamar,

Bidan di RSUD Kudungga yang mendapat 105 pelamar dan Pranata Komputer yang mendapatkan 105 pelamar.

“Memang sebagian besar formasi lebih ditujukan pada tenaga pendidik, tenaga kesehatan dan penyuluh. Jadi untuk jabatan teknis dan administrasi, langsung banyak peminat.

Apalagi, di antara ratusan peminat itu, mereka yang saat ini sudah bekerja sebagai Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D).

Jadi memang ada yang pelamarnya membludak, ada yang sedikit,” ujar Zainuddin.(*)

Baca Juga

 Pembangunan PLTA Kayan Butuh 20 Ribu Tenaga Kerja, Lowongan Pekerjaan Rencana Dibuka Januari 2020

 Kekesalan Umuh Muchtar Kepada Satu Pemain Asing Persib Bandung Sama dengan Main 10 Orang

 Garuda Indonesia Tawarkan Tiket Murah ke China Tarif Mulai dari Rp 7,9 Juta untuk Liburan ke Beijing

 Jarang Diketahui, Erick Thohir Ternyata Punya Proyek di Garuda, Tanggapan Arya Sinulingga Emosional

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved