Menteri Nadiem Makarim Hapus Ujian Nasional, Begini Harapan Kepada Dinas Pendidikan Tarakan

Menteri Nadiem Makarim Hapus Ujian Nasional, Begini Harapan Kepada Dinas Pendidikan Tarakan

Menteri Nadiem Makarim Hapus Ujian Nasional, Begini Harapan Kepada Dinas Pendidikan Tarakan
TRIBUN KALTIM / NEVRIANTO HARDI PRASETYO
UNBK- Suasana Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mata pelajaran Bahasa Indonedia di SMAN 2 jalan Kemakmuran Samarinda, Kalimantan Timur, Senin(1/4/2019). 

Untuk diketahui, Nadiem Makariem menegaskan 2020 merupakan tahun terakhir pelaksanaan UN dilakukan.

Sebagai gantinya, pada 2021 mendatang, UN akan diubah menjadi asesmen kemampuan minimum dan survei karakter, terdiri dari kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi), kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi) dan penguatan pendidikan karakter. 

 Agar Mudah Dibedakan, Honorer Dilarang Pakai Seragam PNS, Cukup Pakaian Putih & Hitam, Termasuk Guru

 Bukan Persib Bandung, Pemain Tira Persikabo Ciro Alves Dikabarkan Justru Merapat ke Klub Ini

• Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Kamis 12 Desember 2019 Aries Berhasil Move On, Pisces Belum Cari Jodoh

Menteri Nadiem Makarim Hapuskan Ujian Nasional, Ikatan Guru Indonesia Minta Dipercepat Ini Alasannya

Diberitakan sebelumnya, Ikatan Guru Indonesia meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mempercepat pelaksanaan kebijakan menghapus Ujian Nasional mulai tahun ajaran 2019 - 2020.

IGI angkat bicara terkait kebijakan penghapusan Ujian Nasional.

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia Muhammad Ramli Rahim mengatakan seharusnya pemerintah menghapus UN mulai tahun depan atau 2020, bukan tahun 2021.

"Terkait Ujian Nasional sebenarnya kami berharap Ujian Nasional dihapuskan bukan di tahun ajaran 2020-2021 tetapi seharusnya sudah dihapuskan di tahun ajaran 2019-2020," kata Ramli saat dikonfirmasi Tribun, Rabu (11/12/2019).

Alasannya, Ujian Nasional tidak memberi manfaat signifikan apalagi untuk sekolah-sekolah tertinggal.

"Dampak dari hasil Ujian Nasional tidak terlihat sama sekali di lapangan dan jika Ujian Nasional dianggap sebagai sebuah pemetaan maka sesungguhnya Ujian Nasional ini tidak berarti sama sekali," katanya.

Bahkan IGI menilai, Ujian Nasional turut berkontribusi dalam penurunan kemampuan anak-anak Indonesia.

Halaman
1234
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved