UMKM Kaltim Masih Kalah Daya Saing, Tutuk : Kita Dorong Hilirisasi, Efisiensi dan Kreatifitas

UMKM Kaltim Masih Kalah Daya Saing, Tutuk : Kita Dorong Hilirisasi, Efisiensi dan Kreatifitas

UMKM Kaltim Masih Kalah Daya Saing, Tutuk : Kita Dorong Hilirisasi, Efisiensi dan Kreatifitas
TribunKaltim.Co/purnomo susanto
BERI KETERANGAN - Kepala BI Perwakilan Kaltim, Tutuk SH Cahyono (Tengah) didampingi Pegiat Sosialpreneur, Ujang Koswara memberikan keterangan pers kegiatan AKADEMI, pada Kamis (12/12/2019), 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA -UMKM Kaltim masih lalah daya saing, Tutuk : kita dorong hilirisasi, efisiensi dan kreatifitas

Daya saing memang masih menjadi masalah bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM di Kaltim.

Menyelesaikan persoalan itu, Bank Indonesia Perwakilan Kaltim merespon dengan membina wirausahawan yang dimasukan dalam program Mini University (Miniu).

Kepala BI Perwakilan Kaltim, Tutuk SH Cahyono mengungkapkan, pembinaan ini sekaligus menjawab penurunan produksi ekstraktif di Kaltim.

Dimana, program ini diisi oleh mantan-mantan pekerja pada industri pertambangan batu bara. Dan saat ini, telah berkembang pada masyarakat lainnya.

Baca Juga

 Sedangkan Bungkus-bungkus Sabu Pengedar Narkoba Digerebek Polisi Polsek Muara Jawa Kutai Kartanegara

 Usai Geledah Kantor Perusda AUJ, Penyidik Sebut Perusda AUJ Kurang Kooperatif, Ini Keterangan Kejari

 Dituduh Germo & Hidung Belang, VP Garuda Indonesia Ini Laporkan Akun Twitter @digeeembok ke Polisi

 Raih Penghargaan Wilayah Bebas Korupsi, RSUD Beriman Balikpapan Komitmen Ciptakan Good Goverment

“Yang paling menjadi problem kita saat ini itu adalah daya saing. Itu kunci utama. Produk kita masih kalah bersaing dengan produk dari daerah kainnya di Indonesia,” ujarnya saat menggelar jumpa pers bersama awak media, pada Kamis (12/12/2019), di Kantor BI Perwakilan Kaltim, Jalan Gajah Mada.

“Daya saing kita harus kita tingkatkan. Dengan apa? Yakni dengan terus meningkatkan efisiensi dan kreatifitas pada UMKM kita.

Dalam efisiensi, kita memiliki banyak sekali hasil dari kelapa sawit. Dari itu, sangat banyak turunan atau hilirisasi kelapa sawit. Nah, dengan kreatifitas kita akan temukan lagi itu,” lanjutnya.

Terlebih, saat ini industri tambang batu bara sedang mengalami kemunduran. Belum dapat diketahui sampai kapan hal itu terjadi.

Baca Juga

 Ditantang Ucap Dungu, Rocky Gerung Diskakmat Budiman Sudjatmiko, Sampai Tak Berkutik & Cuma Diam

 Richard Kevin - Cut Tari Menikah, Ini Harga Sewa Venue Pernikahan, Dulu Juga Dipakai Glenn Fredly

 Singkat Padat, Inilah Pidato Politik Pertama Gibran Sebelum Daftar Cawali Solo, Banjir Tepuk Tangan

 Sidak Proyek Mangkrak Gedung IPAM PDAM Balikpapan, Ketua Komisi III DPRD Sebut Segara Gelar RDP

Namun, Tutuk menegaskan, nilai CPO kelapa sawit Kaltim masih memperlihatkan nilai yang positif. Bukan hanya itu, industri lainnya pun harus digali dengan kreatifitas.

“Untuk itu, kami juga melaksanakan Akhir Pekan Digitalisasi, Edukasi & UMKM bersama BI (Akademi), pada Sabtu (14/12/2019), malam.

Dimana, dalam kegiatan tersebut kita menghadirkan para enterpreanur dan juga pelaku UMKM yang telah sukses dalam go digital dan go ekspor. Nantinya, mereka akan memberikan tips bagaimana bisa sukses,” jelasnya. (*)

Baca Juga

 Pembangunan PLTA Kayan Butuh 20 Ribu Tenaga Kerja, Lowongan Pekerjaan Rencana Dibuka Januari 2020

 Kekesalan Umuh Muchtar Kepada Satu Pemain Asing Persib Bandung Sama dengan Main 10 Orang

 Garuda Indonesia Tawarkan Tiket Murah ke China Tarif Mulai dari Rp 7,9 Juta untuk Liburan ke Beijing

 Jarang Diketahui, Erick Thohir Ternyata Punya Proyek di Garuda, Tanggapan Arya Sinulingga Emosional

Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved