Usai Geledah Kantor Perusda AUJ, Penyidik Sebut Perusda AUJ Kurang Kooperatif, Ini Keterangan Kejari

Usai Geledah Kantor Perusda AUJ, Penyidik Sebut Perusda AUJ Kurang Kooperatif, Ini Keterangan Resmi Kejari Bontang

Usai Geledah Kantor Perusda AUJ, Penyidik Sebut Perusda AUJ Kurang Kooperatif, Ini Keterangan Kejari
Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani
Penyidik Kejari Bontang memeriksa dokumen yang diperlukan di kantor Perusda AUJ Bontang, Kamis (12/12/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Usai Geledah Kantor Perusda AUJ, Penyidik Sebut Perusda AUJ Kurang Kooperatif, Ini Keterangan Resmi Kejari Bontang.

Anggota Tim Gabungan Penyidik Kejati Kaltim dan Kejari Bontang, Yudo Adiananto menyatakan dari 247 daftar dokumen yang dicari pihaknya pada penggeledahan kantor Perusda AUJ tak semuanya didapatkan penyidik, Selasa (10/12/2019) lalu.

"Tidak semua dokumen di-list ( daftar dokumen yang dicari ) dapat. Seolah-olah Perusda AUJ telah serahkan 247 dokumen itu," kata Yudo Adiananto.

Baca Juga;

Bukan Persib Bandung, Pemain Tira Persikabo Ciro Alves Dikabarkan Justru Merapat ke Klub Ini

Menteri Nadiem Makarim Hapuskan Ujian Nasional, Ikatan Guru Indonesia Minta Dipercepat Ini Alasannya

Pramugari Ini Disebut Jadi Korban 'Selir' Ari Askhara, Finalis Putri Indonesia 2015 Buka Aibnya

Pramugari Diduga Selingkuhan Eks Dirut Garuda Sering Gantungkan Foto Ari Askhara di Belakang ID Card

"Benar kita dari Perusda AUJ. Penggeledahan tim dibantu melakukan pencarian. Namun, jumlah yang dicari, tak semuanya ada," tambah Yudo Adiananto.

Yudo Adiananto yang juga Kasi Pidsus Kejari Bontang ini menyebut, saat perkara dugaan pidana korupsi dana penyertaan modal Perusda AUJ Kota Bontang masih ditangani pihaknya, dokumen yang mereka kumpulkan untuk kepentingan penyidikan kasus tersebut masih berupa foto kopi.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved