Longsor Sebagian Badan Jalan, Jalan Poros Samarinda - Balikpapan Nyaris Lumpuh

Jalan poros Samarinda - Balikpapan, Kalimantan Timur, nyaris lumpuh akibat longsor yang memakan sebagian badan jalan, Jumat (13/12/2019)

KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATON
Terlihat beberapa warga sekitar membantu mengatur jalannya lalu lintas di lokasi longsor, Jumat (13/12/2019) sore. 

BACA JUGA

Aura Kasih Dikabarkan Gugat Cerai Suaminya, Ercyk Amaral, Ini Penjelasan Manajer Mantan Glenn Fredly

Balikpapan Mati Air, Minggu 15 Desember PDAM Stop Produksi, Tampung Air Segera Ini Wilayah Terdampak

Persib Bandung Sisakan 2 Laga, Target 5 Besar jadi Mudah Jika Hal Ini yang Terjadi

Pelantikan Wantimpres, Pengamat Sebut Hanya Mengakomodasi Tokoh yang Berjasa Saat Pilpres 2019

Seperti berita sebelumnya, Menteri PUPR hadir Kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR RI masa persidangan I tahun sidang 2019-3029 Provinsi Kaltim di Hotel Grand Tjokoro Balikpapan, Rabu (4/12/2019) kemarin.

Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono melakukan kunjungan kerja dan tinjauan di jalan tol Balikpapan-Samarinda
Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono melakukan kunjungan kerja dan tinjauan di jalan tol Balikpapan-Samarinda (TribunKaltim.Co/Siti Zubaidah)

Pemerintah memutuskan untuk memberikan penugasan kepada PT Jasa Marga SamarindaBalikpapan dalam membangun Jalan Tol baru, yang menghubungkan Kota Balikpapan ke lokasi Ibu Kota Negara dibandingkan dengan melakukan pelelangan baru kepada swasta.

Menteri Basuki Hadimoeljono menyebutkan, kungkinkan karena Jalan Tol menuju Ibu Kota Negara tersebut tersambung dengan Jalan Balikpapan—Samarinda yang saat ini dikerjakan oleh PT Jasa Marga Tbk.

Berdasarkan data Badan Usaha Jalan Tol ( BPJT ) Progres pengerjaan Tol Balsam porsi BUJT di seksi II, III, dan IV telah mencapai 100% sedangkan yang menjadi porsi pemerintah mencapai 96,20%. 

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR Basuki Hadimuljono memberikan sinyal bahwa Jalan Tol Balikpapan - Samarinda akan beroperasi pada Maret 2020 mendatang, Rabu (4/12/2019).

Manteri PUPR Basuki Hadimuljono hadir dalam kunjungan kerja Komisi V DPR RI bersama Gubernur Kaltim Isran Noor dan beberapa pejabat lainnya di Hotel Grand Tjokro Balikpapan.

Menteri Basuki Hadimuljono menyebutkan, untuk Jalan Tol Balikpapan - Samarinda seksi dua dan tiga mulai besok sudah ada uji layak fungsi. Targetnya Maret 2020 sudah bisa beroperasi.

Untuk peresmiannya menunggu Presiden Jokowi setelah tinjauan Menteri PUPR di Kota Balikpapan.

"Jadi kita melihat dulu sudah selesai. Nanti tergantung untuk uji layak fungsinya. Ada beberapa yang harus diperbaiki, kita akan tunggu.

Biasanya satu sampai dua minggu baru bisa kita tetapkan layak operasi," kata Basuki Hadimuljono.

Menteri Basuki Hadimuljono menyebutkan, untuk seksi 2, 3 dan 4 sudah bisa digunakan pada saat Natal dan Tahun Baru 2020. Dengan total investasi keseluruhan To Samarinda Balikpapan sebesar Rp 9,97 triliun.

Ada 30 kilometer yang masih bermasalah, yakni seksi 1 dan 5 akan ada perbaikan pondasi.

"Dari anggaran APBN 11 kilometer, dan APBD 21 kilometer. Total 30 kilometer yang masih ada masalah pondasi perbaikan, seksi 1 dan 5 yang akan diambil alih," kata Basuki Hadimuljono.

Sementara untuk investasi Tol Balikpapan-Sepaku  sebesar Rp 150 miliar per kilometer.

"Kalau di atas sesuai Rp 300 miliar, untuk investasi kontruksi dan termasuk pembebasan lahan. Kita prioritaskan Balikpapan-Sepaku karena Jasa Marga sudah bersedia," ujarnya.

Targetnya tahun depan,  sudah menetapkan rute dan lokasinya. Untuk Tol Balikpapan - Sepaku panjangnya kira-kira 60 kilometer.

"Setelah itu kita tugaskan untuk pembebasan lahan," ungkapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jalan Poros Samarinda-Balikpapan Nyaris Lumpuh karena Longsor", https://regional.kompas.com/read/2019/12/13/17561221/Jalan-Poros-samarinda-balikpapan-nyaris-lumpuh-karena-longsor.

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved