Gaya Hidup

CEO Womanpreneur Community Irma Sustika Dorong Perempuan Indonesia Mandiri Secara Ekonomi

CEO Womanpreneur Community Irma Sustika Dorong Perempuan Indonesia Mandiri Secara Ekonomi

CEO Womanpreneur Community Irma Sustika Dorong Perempuan Indonesia Mandiri Secara Ekonomi
TRIBUN KALTIM/ANNISA NURSUCI RHAMADANI
CEO Womanpreneur Community Irma Sustika Dorong Perempuan Indonesia Mandiri Secara Ekonomi 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - CEO Womanpreneur Community Irma Sustika Dorong Perempuan Indonesia Mandiri Secara Ekonomi

Sebagai founder sekaligus CEO Karya Perempuan Indonesia Womanpreneur Community, Irma Sustika konsisten mendorong wanita-wanita Indonesia untuk mandiri secara ekonomi lewat pelatihan dan pembinaan kewirausahaan.

Berdiri pada tahun 2010, Karya Perempuan Indonesia Womanpreneur Community (WPC) adalah sebuah perkumpulan atau lembaga nirlaba yng berfokus untuk mendukung perempuan Indonesia dalam penguatan ekonomi keluarga dan masyarakat.

Dengan memberikan bimbingan dan pendampingan pengembangan usaha yang berkesinambungan, Womanpreneur Community memulai program bimbingan dan pendampingan pengembangan usaha bagi perempuan yang konsisten berjalan hingga sekarang sejak tahun 2013.

“Kami fokus dalam pemberdayaan perempuan agar setiap perempuan punya kemandirian secara ekonomi, bisa menginspirasi, dan memberdayakan perekonomian perempuan lain. Itu fokus kami sebagai sebuah komunitas dan NGO yang perjalanannya sudah 9 tahun, ini mau masuk tahun ke-10 di tahun depan,” ujar Irma Sustika.

Lebih lanjut, ia menuturkan, “Mungkin (WPC) yang berbeda sebagai komunitas, kita fokus memberikan pendampingan. Jadi, bukan sekadar memberikan pelatihan 1-2 hari, tapi kita memberi pengembangan wirausaha kepada perempuan, karena kalau mereka hanya dikasih pelatihan 1-2 hari, begitu pulang ke rumah, (mereka) bingung lagi bagaimana menerapkannya. Makanya, kita memberi pelatihan yang intensif dan berkesinambungan berupa mentoring dan coaching dalam program selama 4 bulan”.

Materi program mentoring dari Womanpreneur Community didesain sebagaimana layaknya perkuliahan di sekolah bisnis, hanya saja dengan durasi yang lebih pendek hanya dengan hitungan bulan.

Program mentoring tersebut meliputi pertemuan di kelas, workshop, mentoring online harian, penerapan materi-materi yang telah diberikan, dan pengimplementasian ide bisnis maupun peserta yang sudah memiliki bisnis yang sedang berjalan.

“Itu kita lihat progress dan scale up bisnisnya. Nah, program ini sudah jalan dari 2013 dan untuk kota Balikpapan masuk batch ke-23 dari seluruh rangkaian di berbagai wilayah di indonesia. Ini juga kota ke-2 untuk Kalimantan, karena sebelumnya di 2016 kita pernah juga membuat (program ini) di Tarakan Kaltara,” terang Irma Sustika.

Tahun 2019 ini, Irma Sustika menjatuhkan pilihan kepada Kalimantan Timur karena dilatarbelakangi oleh rencana pemerintah yang akan menjadikan Kalimantan Timur sebagai Ibukota Negara (IKN).

Halaman
123
Penulis: Annisa Nursuci Rhamadani
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved