Berita Pemkot Tarakan

Parkir Berlangganan Dimulai dari ASN di Lingkungan Pemkot Tarakan, Tidak Perlu Bayar Parkir Lagi

Parkir berlangganan ini harus dilakukan masyarakat Tarakan yang memiliki kendaraan. Artinya masyarakat harus membayar selama setahun.

Parkir Berlangganan Dimulai dari ASN di Lingkungan Pemkot Tarakan, Tidak Perlu Bayar Parkir Lagi
HUMAS DAN PROTOKOL PEMKOT TARAKAN
Walikota Khairul dan Wakil Walikota Tarakan foto bersama dengan Wakil Gubernur Kaltara Udin Hianggio yang merupakan mantan Walikota Tarakan dan Forkompinda Tarakan, Minggu (15/12/2019). 

TARAKAN - Untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tarakan, mulai 1 Januari Pemkot Tarakan akan memberlakukan E-Parking atau parkir berlangganan bagi masyarakat Tarakan.

Parkir berlangganan ini harus dilakukan masyarakat Tarakan yang memiliki kendaraan. Artinya masyarakat harus membayar parkir berlangganan selama setahun.

Dalam melakukan pembayaran parkir berlangganan dapat dilakukan di Bankaltimtara. Untuk tarif kendaraan berbeda-beda. Motor Rp 100 ribu setahun dan mobil Rp 200 ribu setahun.

Menurut Khairul, untuk perdana parkir berlangganan ini, ia lakukan terlebih dahulu kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemkot Tarakan.

"Jadi nanti untuk beli voucher parkir berlangganan ini, khusus untuk ASN dikoordinir Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing,-masing. Misalnya ASN punya 2 motor dan 1 mobil, setelah membayar parkir berlangganan selama setahun akan diberikan kartu yang sudah memiliki barcode," ungkapnya.

Dengan memiliki kartu parkir berlangganan yang berlaku selama setahun ini, masyarakat tidak perlu lagi membayar pakir. Jadi masyarakat hanya memperlihatkan kartu parkir berlangganan kepada juru parkir.

Nantinya juru parkir yang akan memeriksa kartu tersebut dengan menggunakan barcode, apakah pemilik kartu sudah membayar karcis berlangganan atau tidak.

"Juru parkirnya akan periksa menggunakan barcode dengan menggunakan handphone andorid. Dari sini ketahuan, meskipun nantinya saat dicek barcode dalam keadaan offline bukan online. Meskipun offline tetap dapat diketahui, karena menggunakan aplikasi yang telah kita buat," ucapnya.

Bagaimana yang belum membayar parkir berlangganan? "Yah dipungut seperti biasa mennggunakan karcis manual," katanya. (advetorial/jnh)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved