PBB Ikhlas Tak Dapat 'Jatah' Usai Menang, Yusril Buka-bukaan Motivasi Membela Jokowi di Pilpres 2019

Isu Yusril menjadi Dewas KPK kian kencang berembus setelah dia dan kader PBB tempatnya bernaung sama sekali tak mendapat 'jatah'

PBB Ikhlas Tak Dapat 'Jatah' Usai Menang, Yusril Buka-bukaan Motivasi Membela Jokowi di Pilpres 2019
TRIBUN/DANY PERMANA
DEWAN PENGAWAS KPK - Pakar Hukum Yusril Ihza Mahendra 

TRIBUNKALTIM.CO - Saat ini, isu siapa saja Nama yang menguat menjadi Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) mulai mengemuka.

Salah satunya adalah sosok pakar hukum Yusril Ihza Mahendra yang merupakan mantan Ketua Tim Kuasa Hukum Jokowi-Maruf di Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019 lalu.

Yusril mengemuka setelah namanya tidak ikut dilantik menjadi Dewan Pertimbangan Presiden ( Wantimpres ) oleh Presiden Jokowi baru-baru. 

Isu Yusril Ihza Mahendra menjadi Dewas KPK ini sebenarnya sudah pernah berembus saat mantan Ketua Tim Kuasa Hukum Jokowi itu tak terpilih menjadi menteri atau bahkan wakil menteri ( wamen ) di Kabinet Indonesia Maju.

Namun, isu Yusril menjadi Dewas KPK kian kencang berembus setelah dia dan kader Partai Bulan Bintang ( PBB ) tempatnya bernaung sama sekali tak mendapat 'jatah' baik sebagai menteri, wamen atau Wantimpres.

Selain Yusril, juga ada nama-nama seperti Erry Riyana, hingga Indriyanto Seno Ajdi yang mengemuka sebagai Dewas KPK

• Tak jadi Menteri & Wantimpres, Yusril Akhirnya Angkat Bicara, Singgung Janji Istana, Ogah Dewas KPK

• Tanpa Yusril Ihza Mahendra di Watimpres, Wiranto: Kami Mohon Doa Restu Masyarakat Indonesia

• Nasib Yusril yang Bela Jokowi di Pilpres 2019, Tak Jadi Menteri atau Wantimpres, Dewas KPK Cuma Isu?

• Sudah Dihubungi Istana Soal Dewan Pengawas KPK? Begini Pengakuan Ahok, Nama Yusril Juga Mengemuka

Halaman
1234
Penulis: Doan Ebenezer Pardede
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved