Pemkot Bontang Bicara Soal Satu Data Indonesia, Sebut SDI Bakal jadi Buku Saku Instansi Pemerintah

Pemkot Bontang Bicara Soal Satu Data Indonesia, Sebut SDI Bakal jadi Buku Saku Instansi Pemerintah

TRIBUNKALTIM.CO/ FACHRI R
Focus group discussion (FGD) indikator statistik kota Bontang, Rabu (18/12/2019) di aula Pendopo Walikota. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Pemkot Bontang bicara soal Satu Data Indonesia, sebut SDI bakal jadi buku saku instansi Pemerintah

Data jadi jenis kekayaan Indonesia. Saat ini bahkan data lebih berharga daripada minyak.

Kedaulatan data harus diwujudkan. Hak warga negara atas data pribadi harus dilindungi.

Regulasi segera disiapkan, tidak boleh ada kompromi.

Kiranya begitu yang dikatakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bontang, Drs Dasuki mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo dalam focus group discussion indikator Statistik kota Bontang, Rabu (18/12/2019) di aula Pendopo Walikota.

Saat ini masih terbilang sukar mencari data Pemerintah. Kerap kali ditemui perbedaan data Statistik dan data geospasial. Berangkat dari sanalah, program Satu Data Indonesia ( SDI ) dimulai.

BACA JUGA

Soal Pokir Anggota DPRD Hilang, Ketua TAPD Pemkot Samarinda: DPRD tak Punya Pokir

Usia TPA Manggar 12 Tahun, DLH Kota Balikpapan Komitmen Tak Mau Bangun Lagi

Walikota Rizal Effendi Sebut Ini Kelebihan TPA Manggar Balikpapan, Jadi Percontohan

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved