Dikunjungi Rombongan Komisi VII DPR RI Manajemen PLN Balikpapan Curhat Kondisi Kelistrikan di Kaltim

Mereka mendatangi kantor PLTU dan melihat secara langsung lokasi produksi pembangkit listrik berbahan bakar batu bara yang terletak di kawasan KM 13,

Dikunjungi Rombongan Komisi VII DPR RI Manajemen PLN Balikpapan Curhat Kondisi Kelistrikan di Kaltim
HO - PLTU
Komisi VII DPR RI mendatangi kantor PLTU dan melihat secara langsung lokasi produksi pembangkit listrik berbahan bakar batu bara yang terletak di kawasan KM 13. 

TRIBUNKALTIM.CO - PT PLN Persero unit induk pembangkitan dan penyaluran Kalimantan yang juga merupakan unit pelaksana pengendalian pembangkitan Balikpapan mendapat kunjungan dari rombongan komisi VII DPR-RI pada Rabu, (18/12/2019).

Dalam kunjungan itu, rombongan komisi VII DPR RI dipimpin langsung oleh wakil ketua Komisi VII, Alex Noerdin.

Mereka mendatangi kantor PLTU dan melihat secara langsung lokasi produksi pembangkit listrik berbahan bakar batu bara yang terletak di kawasan KM 13, Balikpapan tidak jauh dari pelabuhan peti kemas.

Komisi VII DPR RI mendatangi kantor PLTU dan melihat secara langsung lokasi produksi pembangkit listrik berbahan bakar batu bara yang terletak di kawasan KM 13.
Komisi VII DPR RI mendatangi kantor PLTU dan melihat secara langsung lokasi produksi pembangkit listrik berbahan bakar batu bara yang terletak di kawasan KM 13. (HO - PLTU)

Kedatangan rombongan wakil rakyat itu disambut langsung oleh sejumlah direksi dan pejabat dari PT. PLN diantaranya Djoko Abumanan selaku Direktur Pengadaan Strategis PT. PLN Persero dan Yuskar Radianto selaku Manager PT. PLN Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkit Balikpapan.

Pada kesempatan ini pula, dihadapan rombongan komisi VII DPR RI, Direktur Pengadaan Strategis PT. PLN Persero juga memaparkan tentang kondisi kelistrikan secara umum diwilayah Kalimantan termasuk juga kondisi kelistrikan diwilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara yang saat ini diakui belum sepenuhnya dirasakan secara maksimal khususnya di wilayah pelosok.

Hal ini dikarenakan minimnya infrastruktur pendukung untuk menunjang pembangunan perangkat jaringan.

Komisi VII DPR RI mendatangi kantor PLTU dan melihat secara langsung lokasi produksi pembangkit listrik berbahan bakar batu bara yang terletak di kawasan KM 13.
Komisi VII DPR RI mendatangi kantor PLTU dan melihat secara langsung lokasi produksi pembangkit listrik berbahan bakar batu bara yang terletak di kawasan KM 13. (HO - PLTU)

Menurut Yuskar Radianto selaku Manager PLN Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkit Balikpapan, minimnya akses jalan raya menjadi salah satu kendala paling utama dalam melakukan pembangunan instalasi jaringan listrik diwilayah pelosok.

"Terkait kondisi kelistrikan di Kalimantan terutama di wilayah Kalimantan Timur memang kita over supply, namun kita akui masih banyak daerah-daerah kita di Kalimantan Timur khususnya yang belum terjangkau oleh transmisi tadi jadi pembangkit-pembangkit besar kita itu kan sebenarnya dihubungkan oleh transmisi. Sementara saat ini transmisi tidak menyangkut ke seluruh pelosok-pelosok dan masih tergantung pada BBM," katanya

Namun terlepas dari hal itu, pihak PT PLN berupaya dan konsisten melakukan upaya peningkatan pembangkit jaringan agar dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat khususnya masyarakat di kawasan pelosok.

Komisi VII DPR RI mendatangi kantor PLTU dan melihat secara langsung lokasi produksi pembangkit listrik berbahan bakar batu bara yang terletak di kawasan KM 13.
Komisi VII DPR RI mendatangi kantor PLTU dan melihat secara langsung lokasi produksi pembangkit listrik berbahan bakar batu bara yang terletak di kawasan KM 13. (HO - PLTU)

"Selain itu juga akses jalan jadi salah satu hambatan, Namun demikian PLN tetap konsisten meningkatkan pelayanannya tanpa harus mempertimbangkan keuntungan harus untung atau apa lebih kepada fungsi sosialnya bagaimana aliran listrik itu dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat kasusnya di Kalimantan Timur," lanjutnya

Sementara itu wakil ketua komisi VII DPR RI, Alex Noerdin mengatakan akan berkoordinasi dengan pemerintah agar mendukung langkah-langkah dalam melakukan upaya pemerataan sistem jaringan di wilayah pelosok Indonesia.

" Ya kami juga akan berupaya menyampaikan hal ini kepada pemerintah agar mendukung langkah PLN untuk menerangi seluruh pelosok negeri terutama dukungan pemerintah dari segi infrastruktur.Karena kita ketahui bahwa jaringan instalasi listrik itu tidak bisa mengalir secara maksimal jika tidak didukung oleh adanya infrastruktur terutama Jalan Raya,". Katanya. (*)

Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved