Senin, 27 April 2026

Jelang Natal dan Tahun Baru di PPU, Harga Tomat, Daging Sapi Alami Kenaikan, Daging Ayam Malah Turun

Jelang Natal dan Tahun Baru di PPU, Harga Tomat, Daging Sapi Alami Kenaikan, Daging Ayam Malah Turun

Penulis: Aris Joni | Editor: Samir Paturusi
Tribunkaltim.Co/Aris Joni
Rusli, Kabid Perdagangan 

TRIBUNKALTIM.CO,PENAJAM -Jelang Natal dan Tahun Baru di PPU, harga tomat, daging sapi Alami kenaikan, daging ayam malah turun

Jelang Natal dan Tahun Baru 2020  Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) Kabupaten Penajam Paser Utara, mencatat beberapa harga komoditi di pasaran mengalami kenaikan.

Kenaikan harga beberapa komoditi tersebut diantaranya, daging sapi, tomat dan bawang merah.

Hal itu diungkapkan langsung Kepala Bidang Perdagangan, Diskukmperindag PPU, Rusli. Kamis, (19/12/2019).

Rusli mengatakan, beberapa komoditi yang mengalami kenaikan harga tersebut, yakni daging sapi yang awalnya seharga Rp 120 ribu menjadi Rp 130  ribu per kilogram,

kemudian tomat yang mengalami kenaikan paking drastis dari Rp 6 ribu menjadi Rp 16. ribu per kilogram. Dan terakhir, bawang merah dari harga Rp 30 ribu menjadi Rp 34 ribu.

"Daging ayam yang malah turun harganya dari Rp 42 ribu menjadi Rp 36 ribu," ujarnya.

Ia menerangkan, kenaikan harga komoditi tersebut terjadi sudah sekitar seminggu belakangan ini dan tingginya kenaikan harga tomat yang mencapai lebih dari 100 persen,

dikarenakan faktor cuaca yang mengakibatkan suplai tomat tersebut terlambat sehingga mengalami keterbatasan stok.

"Tomat ini kan gak bisa lama dan gampang busuk, jadi harus cepat dijual. Apalagi ini musim hujan, jadi stok tomat terhambat suplainya," ungkap Rusli.

Ia menambahkan, walau saat ini harga daging ayam mengalami penurunan, namun diperkirakan mendekat hari raya natal dan tahun baru berpotensi mengalami kenaikan.

"Saat ini stok daging ayam memang lagi melimpah, makanya harganya turun," pungkasnya.

Pemprov Kaltim Minta Warga tak Belanja Berlebihan 

Sementara itu, inflasi di Kaltim diprediksi berjalan rendah di bawah 2 persen.

Pemerintah mengimbau masyarakat tak perlu panik bakal terjadi kenaikan harga, dengan belanja secara berlebihan.

Hasil rapat terpadu Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltim terungkap, periode Januari-November inflasi daerah terpantau rendah, hanya berkisar 1,25 persen.

Kondisi ini diyakini bakal bergerak stabil hingga jelang Natal dan Tahun Baru 2020 mendatang.

 Tenaga Lokal Bangun RDMP RU V Pertamina, Ketua Kadin Balikpapan: Kami yang Bangun,Jaga dan Bela

 Nuansa Cerah Ceria Mewarnai Gelaran Indihome Study Fun Walk 2019

 Vanessa Angel Tersandung Prostitusi Online hingga Nikah Diam-diam, Ini Daftar Pria yang Pernah Dekat

 Komisi I DPRD Dorong Pemerintah Wajibkan Kelas Industri di SMK Bontang, Ini Alasannya

"Memasuki pekan kedua Desember 2019 ini harga masih terpantah normal, Insya Allah inflasi di bawah 2 persen lah," ujar Kepala Perwakilan BI, Tutuk SH Cahyono di hadapan forum TPID se-Kaltim.

Kondisi kestabilan harga ini diharapkan bisa memberi kenyamanan bagi masyarakat jelang hari raya nanti hingga tutup tahun.

Namun begitu, masyarakat diminta turut menjaga kestabilan harga komoditi di pasaran. Pemerintah meminta agar masyarakat tak perlu panik bakal terjadi kenaikan harga.

"Jadi jangan belanja berlebihan, cukup seperlunya saja sesuai kebutuhan," ujar Kepala Biro Ekonomi, Pemprov Kaltim, Nasrin saat menghadiri rapat High Level Meeting TPID di Kantor Perwakilan BI, Senin (16/12/2019).

Pemprov juga bakal menggelar operasi pasar dan bazar murah. Upaya ini diharapkan bisa mengendalikan inflasi jelang hari raya dan akhir tahun.

Di samping itu, Satuan Tugas (Satgas) TPID dikawal oleh Kepolisian. Polisi bakal intens memonitor distribusi komoditi di lapangan, bahkan melakukan penindakan jika ada temuan.

"Kita (TPID) juga ada Satgas dari kepolisian, dan akan melakukan tindakan (represif) di lapangan," ujarnya.(*)

 7 Rekomendasi Hotel Murah Dekat Trans Studio Bali, Tarif Mulai Rp 85 Ribu dengan Fasilitas Lengkap

 Besok Selasa 17 Desember, Usai Resmikan Tol Balsam Presiden Jokowi Tinjau Lokasi IKN di Sepaku

 Tidak Banyak Orang Tau, Ini 12 Tips dan Trik WhatsApp Terkini yang Perlu Diketahui Setiap Pengguna

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved