Perhotelan

Catat! Mercure-Ibis Hotels Samarinda Soft Launching Akhir Januari 2020

Lebih banyak outlet Food & Beverage dan area untuk bersantai keluarga. Kami pun selektif memilih outlet yang akan menempati City Centrum Mall hotel in

Catat! Mercure-Ibis Hotels Samarinda Soft Launching Akhir Januari 2020
Nevrianto HP
Mercure Ibis Hotels yang berlokasi di Jl. Mulawarman No.171 Samarinda siap soft launching akhir Januari 2020. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Progress pembangunan Mercure Ibis Hotels Samarinda terbilang sangat cepat. Direncanakan pada 27 Januari 2020 mendatang, hotel berbintang Accor Groups ini soft launching. Ini merupakan hotel Accor keempat di Pulau Kalimantan, setelah Pontianak, Banjarmasin dan Balikpapan.

Dengan soft launching, maka sebagian fasilitas hotel seperti kamar, restoran dan lainnya sudah difungsikan. "Kami berencana soft launching pada 27 Januari 2020. Sedangkan akhir April 2020 baru dilakukan grand opening, karena pembangunan ballroom diperkirakan rampung pertengahan Maret 2020," ungkap General Manager (GM) Mercure Ibis Hotels, Budi Wahjono, Samarinda kepada Tribunkaltim.co.

Grand ballroom, jelas Budi yang didampingi Estetika Putri Hia Assistant Marketing Manager, merupakan fasilitas terakhir yang akan dirampungkan Maret tahun depan. "Grand ballroom berkapasitas sangat besar. Untuk kategori hotel, ini merupakan ballroom hotel terbesar di Kalimantan Timur," ujar mantan GM Novotel dan Ibis Styles Solo ini.

Mercure Hotels merupakan hotel bintang empat yang terdiri dari empat tipe kamar yakni superior (123 kamar), deluxe (6 kamar), deluxe suite (6 kamar), dan executive suite (4 kamar). Sedangkan Ibis merupakan hotel berbintang tiga dengan 162 kamar standar. Menjelang soft opening, akan diselenggarakan beberapa event seperti fun run, zumba, photo contest, yang dipusatkan di kompleks hotel yang berlokasi di Jl. Mulawarman No.171 Samarinda itu.

Menurut cermatan Budi, bisnis perhotelan di Kota Samarinda masih sangat prospektif. "Saya memperoleh informasi bahwa untuk hotel berbintang, city occupancy sekitar 70 persen. Ini sangat tinggi. Jadi, masih potensial. Dengan kehadiran Mercure-Ibis, city occupancy pun masih tinggi. Artinya dapat disimpulkan Kota Samarinda masih kekurangan hotel berbintang. Untuk itu, hotel-hotel lain di Samarinda tidak perlu khawatir dengan kehadiran Mercure Ibis sebab market masih besar," ujar Budi Wahjono.

Mercure Ibis Hotels di Samarinda berkonsep bisnis dan keluarga. Tidak hanya menjadi tempat menginap tamu. Di bagian tengah hotel terdapat City Centrum Mall yang merupakan lifestyle mall. "Kami hanya menjual sangat sedikit produk retail seperti fashion dan semacamnya. Lebih banyak nantinya outlet Food & Beverage (F&B), farmasi, area untuk bersantai family dan lainnya. Sangat nyaman. Kami pun selektif memilih outlet yang akan menempati City Centrum Mall di hotel ini," beber Budi yang pernah menempati posisi strategis di hotel-hotel berbintang dan terkemuka di Timur Tengah.

Jika mau menonton film, tersedia tiga studio XXI. "Konsep Mercure Ibis lebih fokus pada bisnis dan family. Dengan begitu, baik weekdays maupun weekend, Mercure dan Ibis Hotels Samarinda tetap ramai," tandasnya.
Kehadiran Mercure Ibis Hotels Samarinda, menurut Budi, waktunya sangat tepat. Disebut tepat karena bertepatan dengan Kaltim diumumkan sebagai lokasi ibu kota negara, kemudian jalan tolnya diresmikan, kapasitas dan pelayanan Bandara APT Pranoto Samarinda semakin ditingkatkan, serta okupansi yang masih tinggi. "Ini merupakan lucky bagi kami," tambahnya. (*)

Editor: Fransina Luhukay
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved