Senin, 4 Mei 2026

Anggota TNI Ini Dipukuli Massa Pendekar Silat, Momen Pengamanan Natal, Begini Kronologinya

Anggota TNI Ini dipukuli massa pendekar silat, Momen pengamanan Natal, Begini kronologinya

Tayang:
Editor: Budi Susilo
huffingtonpost.com
Ilustrasi Pengeroyokan. Anggota TNI Ini dipukuli massa pendekar silat, Momen pengamanan Natal, Begini kronologinya 

TRIBUNKALTIM.CO, KEDIRI - Ada aparat anggota TNI dikabarkan jadi korban tindakan pengeroyokan

Hal ini tentu mengkagetkan banyak pihak. 

Ada anggota TNI mendapat perlakukan pengeroyokan, seperti apa kronologinya. 

BACA JUGA: 

Ramalan Zodiak Hari Ini Jumat 27 Desember 2019, Keberanian Pisces Muncul, Gemini Hari yang Baik

Mario Gomez Tak Lagi di Borneo FC, Arema FC Bakal Beraroma Persib Bandung, Ini Pemain yang Dibajak

#BigHugforRM Trending Topic Twitter, Video RM BTS Bikin ARMY Khawatir, Minta Kim Namjoon Istirahat

LIVE STREAMING KBS Gayo Daechukje atau KBS Song Festival 2019, Ada BTS, TXT, Red Velvet Tanpa Wendy

Anggota TNI Ini dipukuli massa pendekar silat, Momen pengamanan Natal, Begini kronologinya

Seorang anggota TNI dari Yonif Mekanis 521, Prada Abdul Mujib menjadi korban pengeroyokan oleh oknum pendekar pencak silat yang konvoi ke Monumen SLG Kediri.

Berikut Kronologi Anggota TNI Dikeroyok Pendekar Pencak Silat yang dipaparkan oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana setelah memeriksa 10 saksi.

Pengeroyokan terhadap Prada Abdul Mujib berlangsung di Jalan Ahmad Yani, Kota Kediri, Sabtu (21/12/2019) malam.

Saat itu Prada Abdul Mujib melihat keributan antara pengendara motor dengan rombongan massa.

Rombongan masssa ini diduga para pendekar pencak silat.

Prada Abdul Mujib bermaksud melerai para pelaku keributan tersebut.

Namun massa tampaknya tidak terima. Mereka melakukan perlawanan dan mengaiaya Prada Abdul Mujib.

Kericuhan ini berlangsung saat rombongan massa pulang dari melihat pertunjukan musik di Taman Tirtoyoso.

Setelah kejadian itu, rombongan berjumlah ratusan pengendara sepeda motor itu kemudian melanjutkan konvoi ke Monumen Simpang Lima Gumul (SLG).

Saat itu, aparat kepolisian dikerahkan ke lokasi untuk membubarkan massa.

BACA JUGA:

Persib Bandung Bidik Pemain dari Klub Degradasi, Robert Rene Alberts Janjikan 5 Orang Merapat

Susahnya Nonton Kpop atau Drama Korea di Korea Utara, Beredar lewat Flashdisk hingga Ancaman Hukuman

Periksa 10 saksi

Sementara itu, penyidik Polres Kediri Kota telah memeriksa 10 orang saksi untuk mengusut kasus pengeroyokan anggota TNI.

Korban terluka di bagian kepala sebelah kanan akibat dikeroyok massa yang diduga dari perguruan silat.

Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana menjelaskan, sejauh ini masih belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Kami memohon doa dan bantuan masyarakat semoga pelakunya segera dapat diamankan," tandas AKBP Miko Indrayana kepada awak media saat melakukan peninjauan di Gereja Pohsarang, Rabu (25/12/2019).

AKSI BELA DIRI - Ilustrasi olahraga pencak silat khas Indonesia.
AKSI BELA DIRI - Ilustrasi olahraga pencak silat khas Indonesia. (Tribunkaltim.co, Zainul)

Terkait dengan permasalahan tersebut, kepolisian telah melakukan pertemuan dengan Komandan Brigif 16 Wirayuda, Komandan Batalyon Mekanis 521 dan Komandan Kodim 0809 Kediri.

Untuk mengusut pelakunya telah dibentuk tim khusus gabungan TNI dan Polri.

"Setiap yang bersalah akan dihukum.

Kita tidak toleransi pada hal-hal yang bersifat anarkisme," tandasnya.

Apalagi anggota TNI yang menjadi korban pengeroyokan sedang bertugas melaksanakan pelayanan kepada masyarakat.

Namun korban malah dianiaya. (Didik Mashudi)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Kronologi Anggota TNI Dikeroyok Pendekar Pencak Silat yang Konvoi ke Monumen SLG Kediri

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kronologi Anggota TNI Dikeroyok Pendekar Silat Saat Amankan Natal di Kediri, https://www.tribunnews.com/regional/2019/12/27/kronologi-anggota-tni-dikeroyok-pendekar-silat-saat-amankan-natal-di-kediri?page=all.

Editor: Hendra Gunawan

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved