Pilkada Balikpapan

Ada Hal Baru Dalam Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020, Jabatan KPPS Tidak Boleh Dua Periode

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Balikpapan Noor Thoha mengatakan ada hal yang baru terkait dengan syarat rekrutmen penyelenggara di Pilkada 2020

Ada Hal Baru Dalam Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020, Jabatan KPPS Tidak Boleh Dua Periode
Tribunkaltim.co, Miftah Anggraeni
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan, Noor Thoha saat ditemui Tribunkaltim.co. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Ketua Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kota Balikpapan Noor Thoha mengatakan ada hal yang baru terkait dengan syarat rekrutmen penyelenggara di Pilkada 2020.

Hal baru tersebut terkait dengan batas syarat umur dan aturan periodesasi yang membuat penyelenggara pilkada menjadi lebih bervariatif.

Pada aturan periodesasi, disebut Noor Thoha untuk jabatan Kelompok Penyelenggaran Pemungutan Suara ( KPPS ), tidak boleh lebih dua kali dijabat.

"Tidak boleh jika sudah dua periode. Dan periode itu dimulai pada tahun 2004 itu dihitung 5 tahun pertama, kemudian lima tahun kedua dan ketiga," ujar Noor Thoha saat ditemui Tribunkaltim.co.

Jika pada lima tahun pertama dan kedua orang tersebut sudah menjadi KPPS/PPK di pemilu apa saja, maka saat ini orang tersebut dikatakan sudah dua kali menjabat dan tidak bisa lagi mendaftar menjadi penyelenggara.

Meski begitu, adanya aturan baru tentang periodesasi ini tidak menjadi masalah dan kekhawatiran tersendiri bagi KPU Kota Balikpapan.

Baca Juga;

Inilah 15 Kalimat Selamat Tahun Baru 2020 Versi Bahasa Inggris dan Arti, Cocok di WhatsApp Facebook

Bobotoh dan Umuh Muchtar Beda Pendapat Soal Ezechiel, Sosok Ini Dianggap Layak Jadi Manajer Persib

Persib Bandung Gigit Jari, Pemain yang Diinginkan Bobotoh Resmi ke Persija, Bakal Ganti Ismed Sofyan

Halaman
12
Penulis: Miftah Aulia Anggraini
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved