Program Dokter Terbang Pemprov Kaltara Sudah Layani 10 Ribu Warga di Perbatasan dan Pedalaman

Program Dokter Terbang Pemprov Kaltara sudah meayani hampir 10 ribu warga di perbatasan dan pedalaman Kaltara.

Program Dokter Terbang Pemprov Kaltara Sudah Layani 10 Ribu Warga di Perbatasan dan Pedalaman
Tribunkaltim
Dokter dan petugas kesehatan siap terbang ke daerah perbatasan Kaltara. 

TRIBUNKALTIM.CO - Program Kesehatan Dokter Terbang sudah hampir melayani 10 ribu warga sakit di wilayah pedalaman dan perbatasan Kalimantan Utara.

Dokter Terbang diluncurkan Pemprov Kaltara sejak 2014. Program ini menyasar masyarakat yang tinggal di wilayah pedalaman, terluar, dan tertinggal.

Beberapa daerah perbatasan, pedalaman dan terluar di Kalimantan Utara belum memiliki akses konektivitas yang baik hingga menyebabkan penyediaan fasilitas lainnya seperti kesehatan masih harus dilakukan dengan terapi khusus.

Salah satu yang dilakukan Pemprov Kalimantan Utara untuk menyediakan layanan kesehatan di daerah perbatasan dengan memberangkatkan dokter spesialis ke desa-desa sasaran.

Program pengiriman dokter ke wilayah pedalaman dan perbatasan dikenal dengan nama Program Dokter Terbang.

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengungkapkan, sejak 2014 sampai Desember 2019, Program Dokter Terbang telah melayani 9.584 pasien.

Di Kaltara Ada Dokter Terbang Bisa Jangkau Pedalaman dan Perbatasan, Ini Jumlah Pasien Dilayani

Program Kesehatan Dokter Terbang Sudah Hampir Layani 10 Ribu Warga Sakit di Kalimantan Utara

"Keluhan dan penyakit masyarakat kita bermacam-macam. Untuk itu kita siapkan dokter spesialis yang bisa menjangkau mereka di desa-desa terluar, pedalaman, dan daerah perbatasan," kata Irianto kepada Tribun, Selasa (31/12).

Terkhusus tahun 2019, Dokter Terbang telah menjangkau 3.525 warga dengan anggaran kurang lebih Rp 1,4 miliar.

"Semua ini kita lakukan karena kesehatan itu sangat penting. Jika masyarakat sehat, produktivitas meningkat, ekonomi juga naik," kata mantan Sekprov Kaltim ini.

Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie meninjau pelayanan pengobatan gratis 'Dokter Terbang' di Kecamatan Long Apung, Kabupaten Malinau beberapa waktu lalu.
Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie meninjau pelayanan pengobatan gratis 'Dokter Terbang' di Kecamatan Long Apung, Kabupaten Malinau beberapa waktu lalu. ((HO/SETPROV KALTARA))

Irianto merinci, pada 2014 terlayani 262 warga yang sakit, 2015 meningkat menjadi 767 warga. Berlanjut pada 2016 melayani 475 warga, 2017 sebanyak 1.872 warga. Dan tahun 2018, sebanyak 2.677 warga.

Halaman
12
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved