Kesehatan

Waspada Penyakit Leptospirosis yang Sering Dialami Korban Banjir, Ini Pencegahan yang Bisa Dilakukan

Waspada Penyakit Leptospirosis yang Sering Dialami Korban Banjir, Ini Pencegahan yang Bisa Dilakukan

Waspada Penyakit Leptospirosis yang Sering Dialami Korban Banjir, Ini Pencegahan yang Bisa Dilakukan
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Waspada Penyakit Leptospirosis yang Sering Dialami Korban Banjir, Ini Pencegahan yang Bisa Dilakukan 

TRIBUNKALTIM.CO -- Waspada Penyakit Leptospirosis yang Sering Dialami Korban Banjir, Ini Pencegahan yang Bisa Dilakukan

Jakarta dan wilayah sekitarnya kini tengah dilanda banjir. Ada beberapa penyakit yang ditimbulkan oleh banjir, salah satunya leptospirosis.

Leptospirosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira interrogans pada tikus.

Penyakit ini ditularkan melalui kencing dan kotoran tikus yang larut dalam genangan air, banjir, atau lumpur. Inilah mengapa leptospirosis juga disebut penyakit kencing tikus.

Dilansir dari Kementerian Kesehatan RI, leptospirosis akan masuk ke dalam tubuh manusia melalui selaput lendir, mata, hidung, kulit yang lecet atau luka, dan makanan.

Anda akan menunjukkan gejala leptospira selama dua minggu, walaupun dalam beberapa kasus, gejala mungkin tidak terjadi selama sebulan.

Gejala yang ditimbulkan bermacam-macam, seperti menggigil, batuk, diare, sakit kepala tiba-tiba, demam tinggi, nyeri otot, hilang nafsu makan, mata merah, dan nyeri otot.

Jika mengalami gejala seperti yang telah disebutkan, segeralah melakukan pemeriksaan ke dokter terdekat.

Dokter Anda akan melakukan tes darah sederhana dan memeriksa darah untuk mengetahui antibodi. Namun, jika sebelumnya Anda pernah mengalami penyakit dalam sistem tubuh, tes darah mungkin memberikan hasil positif palsu, atau menunjukkan antibodi dari infeksi sebelumnya.

Oleh karenanya, kemungkinan dokter akan melakukan tes kedua sekitar seminggu kemudian untuk memastikan hasil yang benar.

Halaman
123
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved