Breaking News:

Destinasi Wisata

Hewan Laut Beracun Ini Jadi Ancaman Pengunjung Destinasi Wisata Pulau Beras Basah di Kota Bontang

berdasarkan data kegiatan pemantauan dan pengawasan pada Sabtu (4/1) kemarin, sebanyak 1,470 orang berkunjung ke Pulau Beras Basah.

Grafis Mustarno/TRIBUNKALTIM
Ilustrasi kaki wisatawan terinjak bulu babi atau landak laut 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Akhir pekan obyek wisata laut Pulau Beras Basah dibanjiri pengunjung. Tercatat lebih dari seribu orang berkunjung dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.

Kepala BPBD Bontang, Ahmad Yani ungkap berdasarkan data kegiatan pemantauan dan pengawasan pada Sabtu (4/1) kemarin, sebanyak 1,470 orang berkunjung ke Pulau Beras Basah.

"Wisatawan lokal (Bontang) sebanyak 1,130 orang sementara wisatawan luar 340 orang," ungkapnya, Minggu (5/1/2020)

Lebih lanjut, wisatawan luar di antaranya Balikpapan (64), Samarinda (85), Berau (6), Kukar (64), Kubar (11), Kutim (90), PPU (6) dan Makassar (14). Diketahui, jumlah kapal yang lepas sandar dalam sehari sekitar 83 unit.

Suasana di Pulau Beras Basah Kota Bontang, Kalimantan Timur atau kaltim.
Suasana di Pulau Beras Basah Kota Bontang, Kalimantan Timur atau kaltim. (TribunKaltim.Co/Ikhwal Setiawan)

"Yang menginap di pulau berdasarkan laporan ada 77 orang, tak hanya warga Bontang, ada Balikpapan, Kukar dan Samarinda," ungkapnya.

Ditambahkan Yani, ada pun kejadian yang ditangani jajaran BPBD di lokasi wisata di antaranya kelelahan berenang.

Sehingga ada beberapa pengunjung dievakuasi ke darat untuk dilakukan penanganan medis.

"Ada yang terkena tiram hingga bulu babi. Penanganannya kita bersihkan luka langsung, juga ada yang dirujuk ke rumah sakit terdekat," ungkapnya.

Patut diketahui, untuk pantauan keamanan di Pulau Beras Basah pihaknya menurunkan 10 personel, dengan didukung 2 speed boat BPBD Bontang.

Data-data terkait prakiraan cuaca BMKG mulai dari hujan, kecepatan angin, ketinggian gelombang terus didistribusi hingga ke tingkat RT di Bontang.

Halaman
1234
Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved