Penjual Rokok Elektrik di Tenggarong Kukar Ini Meraup Untung dengan Naiknya Harga Rokok

Dampak kenaikan harga rokok sejak tanggal 1 Januari 2020 kemarin berdampak terhadap penjualan rokok elektrik ( vape ).

TribunKaltim.Co/Jino Prayudi Kartono
Efek dari naiknya harga rokok membuat masyarakat beralih ke rokok elektrik atau sering disebut Vape. Harga terjangkau dan lama habisnya menjadi alasan masyarakat menggunakan rokok elektrik. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Dampak kenaikan harga rokok sejak tanggal 1 Januari 2020 kemarin berdampak terhadap penjualan rokok elektrik ( vape ).

Contohnya di salah satu toko yang berlokasi di Jl. A. M. Alimuddin Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara ( Kukar ) Provinsi Kalimantan Timur yang menjual liquid untuk vape, Minggu (5/1/2020) ini.

Juan selaku penjual di toko tersebut mengatakan.

Volume penjualan cairan untuk vape di tempatnya mengalami peningkatan pada awal tahun.

Tahun kemarin hanya jual sekitar 100 botol sehari.

"Tanggal 1 kemarin sampai hari ini terjual sekitar 150 botol," kata Juan.

BACA JUGA: 

Pelan Tapi Pasti, Klub Liga 1 Asal Kaltim Borneo FC Perpanjang Kontrak Empat Putra Daerah,Ini Mereka

Simak Cara Cek di Ponsel, Ini Jenis Smartphone yang Tidak Bisa Lagi Akses WhatsApp Mulai Bulan Depan

Dampak Kenaikan Harga Rokok, Pria PNS di Tenggarong Ini Beralih ke Rokok Armour, Ini Harganya

Tahukah Anda Inilah Negara Paling Berbahaya di Dunia untuk Dikunjungi Wisatawan Tahun 2020

Menurutnya alasan lain masyarakat beralih ke rokok elektrik bukan faktor harga.

Tapi ia mengklaim rokok elektrik lebih sedikit kandungan kimia dan lebih aman bagi tubuh.

"Lebih aman soalnya kandungan kimia lebih sedikit dibanding rokok biasa," ucapnya.

Halaman
1234
Penulis: Jino Prayudi Kartono
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved