Speedboat Mogok Beroperasi

Ini Substansi Perda 11 Tahun 2019 yang Akibatkan Speedboat Reguler Mogok Operasi di Tarakan

Ini substansi Perda 11 Tahun 2019 yang akibatkan speedboat reguler mogok operasi di Tarakan.

Ini Substansi Perda 11 Tahun 2019 yang Akibatkan Speedboat Reguler Mogok Operasi di Tarakan
TRIBUNKALTIM.CO/ M ARFAN
Suasana rapat dengar pendapat antara jajaran DPRD Kalimantan Utara, Pemprov, dan Gapasdan Kota Tarakan di Gedung DPRD Kalimantan Utara, Senin (6/1/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Ini substansi Perda 11 Tahun 2019 yang akibatkan speedboat reguler mogok operasi di Tarakan.

Pengusaha speedboat reguler yang tergabung dalam Gapasdan (Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan) Kota Tarakan tidak menerima adanya kenaikan tarif tambat speedboat di Pelabuhan Tengkayu, Kota Tarakan.

Mereka menginginkan, tarif lama Rp 20 ribu tetap diberlakukan.

Tarif baru yang rencananya diberlakukan tanggal 7 Januari 2020 sebesar Rp 3.000 per GT, per jam per sekali tambat.

Mengingat pelabuhan Tengkayu Tarakan adalah aset Pemprov, maka tarif tersebut hanya berlaku di Tarakan.

BACA JUGA

Pembangunan Mapolresta Balikpapan Terkendala Anggaran, Butuh Rp 125 Miliar

Pagi ini Speed Boat Reguler di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan Masih Mogok Berlayar

Ikan Mati di Sungai Segah, Dinas Perikanan Berau Siap Dampingi Klaim Pemilik Ikan

Pemberlakukan Tarif Tol Balsam Belum Jelas, BPJT Belum Putuskan, Pemprov Kaltim Belum Diajak Bicara

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved