Ibu Kota Baru

Muscab IV IKA PMII Kukar, Ibu Kota Negara Indonesia di Kaltim Bisa jadi Untung atau Tantangan

Tabligh Akbar dan Muscab IV IKA PMII Kukar, Ibu Kota Negara Indonesia di Kaltim bisa jadi untung atau tantangan.

Muscab IV IKA PMII Kukar, Ibu Kota Negara Indonesia di Kaltim Bisa jadi Untung atau Tantangan
TribunKaltim.Co/Jino Prayudi Kartono
Ketua Pengurus Cabang IKA PMII Kutai Kartanegara Amir berikan sambutan dalam kegiatan Tabligh Akbar dalam rangka reuni akbar dan muscab IV Ikatan Keluarga Alumni PMII Kukar. Kegiatan ini bertujuan untuk ajang silaturahmi antar anggota alumni. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( IKA PMII ) Cabang Kutai Kartanegara mengadakan Tabligh Akbar sekaligus Reuni dan Muscab IV di pendopo Bupati Kutai Kartanegara, Senin (6/1/2020).

Pengurus Cabang IKA PMII Kutai Kartanegara ( Kukar ) Amir mengatakan para kader PMII mendukung pemindahan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur.

Namun ia melihat berbagai dampak yang terjadi jika Ibu Kota Negara benar-benar terjadi. Dari ekonomi ia yakin Kukar mendapat dampak positif

"Pasar terbuka besar, petani tidak pusing menjual hasil pertanian. Hitung PNS 1,5 juta kalau dihitung sekitar 4,5 juta termasuk istri dan anak. Itu peluang bagi Kutai Kartanegara," kata Amir.

Yang perlu ditakutkan jika terjadi Ibu Kota Negara di Kaltim adalah permasalahan ideologi serta konflik pemahaman yang berbeda dari tiap masyarakat yang berbeda-beda.

Tapi yang dirumuskan disini adalah tantangan ideologi.

Baca Juga:

 Soal Tarif Retribusi Tambat, Speedboat Reguler Berhenti, Dishub Kaltara Beber Raperda Inisiatif DPRD

 Pelayaran Masih Mogok, 6 Januari Pengusaha Speedboat Rapat dengan DPRD Kaltara, Bahas Soal Ini

 Tak Ada Sosialisasi Kenaikan Tarif Tambat, Pengusaha Speedboat Sayangkan Sikap Pemprov Kaltara

 Pemprov Kalimantan Utara Terjunkan Empat Speedboat, Cara Mengurai Penumpang Tanjung Selor Tarakan

"Kita tidak pernah tahu karakter isi kepala yang pindah nanti," ujarnya.

Nanti itu bentuk suatu peradaban baru di Kaltim.

"Apakah kita mampu membumikan tiga aspek yaitu amaliyah, fiqroj dan harakah manusia yang pindah di Kaltim,"ucap Amir.

Terakhir ia mengingatkan kepada anggota IKA PMII untuk serius kaderisasi
Terus bersinergi dengan ulama-ulama berjuang dalam dakwah. "Harga mati IKA PMII harus membantu orang tua kita di NU.

Tabligh Akbar ini dilanjutkan dengan tausiyah dari ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuqi Mustamar. Lalu dilanjutkan dengan Muscab IV di pendopo Bupati. 

BACA JUGA: 

 3 Juara Sayembara Desain Ibu Kota Baru Bersinergi, Jadwal Pelaksanaan Konstruksi Fisik di Sepaku

 Nagara Rimba Nusa Jadi Juara I Sayembara Desain Ibu Kota Baru, Berikut Daftar Pemenang dan Desain

 Presiden Jokowi Injakkan Kaki di Desa Pemaluan Kaltim, Selamat Datang Ibu Kota Baru

(Tribunkaltim.co)

Penulis: Jino Prayudi Kartono
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved