Produsen Tempe Tahu di Balikpapan Lebih Pilih Kedelai Impor daripada Produksi Lokal, Ini Alasannya

Produsen tempe dan tahu di Balikapapan lebih memiilih kedelai impor daripada produksi lokal, ini alasannya.

Produsen Tempe Tahu di Balikpapan Lebih Pilih Kedelai Impor daripada Produksi Lokal, Ini Alasannya
Tribunkaltim.co, Ichwal Setiawan
ILUSTRASI - Produksi pabrik olahan kedelai menggunakan air sungai sebagai bahan baku. Pengusaha mengaku kualitas air dari PDAM tak baik jika digunakan untuk produksi tempe dan tahu. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Produsen tempe dan tahu di Balikapapan lebih memiilih kedelai impor daripada produksi lokal, ini alasannya. 

Produsen tempe dan tahu di Balikpapan lebih memilih menggunakan kedelai impor dari negeri Paman Sam, Amerika Serikat  untuk produksi daripada menggunakan kedelai lokal.

Pasalnya, kedelai impor dinilai memiliki banyak keunggulan.

Salah satu produsen tempe tahu di kota Minyak Ahmad Arifin sekaligus wakil ketua Primer Koperasi Tempe Tahu Indonesia ( Primkopti ) Balikpapan menyatakan,

harga kedelai impor relatif lebih murah sehingga dapat menghemat biaya produksi.

BACA JUGA

Pembangunan Mapolresta Balikpapan Terkendala Anggaran, Butuh Rp 125 Miliar

Pagi ini Speed Boat Reguler di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan Masih Mogok Berlayar

Ikan Mati di Sungai Segah, Dinas Perikanan Berau Siap Dampingi Klaim Pemilik Ikan

Pemberlakukan Tarif Tol Balsam Belum Jelas, BPJT Belum Putuskan, Pemprov Kaltim Belum Diajak Bicara

Halaman
123
Penulis: Heriani AM
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved