Diseret Masuk Penjara Trader Bontang Ini Mengaku Menyesal, Menipu Gara-gara Kepepet

Usai menjalani pemeriksaan intensif ternyata tersangka kasus penipuan, Paul (39) merupakan seorang trader. Kepada Tribunkaltim.co, Paul beberkan motif

Diseret Masuk Penjara Trader Bontang Ini Mengaku Menyesal, Menipu Gara-gara Kepepet
KOMPAS/PRIYOMBODO
ILUSTRASI - Imitasi berbagai macam valuta asing termasuk Rupiah dan Dollar Amerika Serikat menghiasi tempat penukaran valuta asing PT. D8 Valasindo di Jakarta Selatan, Senin (15/4/2013). 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Usai melakukan pemeriksaan intensif ternyata tersangka kasus penipuan, Paul (39) merupakan seorang traderKepada Tribunkaltim.co, Paul membeberkan motifnya melakukan kejahatan

Saat itu Paul mengaku terdesak melakukan kejahatan, tak lain lantaran kepepet. Ia membutuhkan tambahan modal bermain di pasar valuta asing alias valas.

"Kepepet, pak. Untuk putar modal di trading valas. Transfer ke brokernya," tuturnya, Selasa (7/1/2020) di Mapolsek Bontang Selatan.

Untuk diketahui, valas merupakan jenis perdagangan atau transaksi yang memperdagangkan mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lainnya yang melibatkan pasar-pasar utama dunia selama 24 jam secara berkesinambungan.

Paul tak menyangka aksi penipuan yang ia lakukan membuat dirinya kini dipenjara. Warga Tanjung Laut ini mengaku menyesal telah melakukan kejahatan tersebut.

"Sangat menyesal, pak. Baru kali ini saja," tuturnya.

Baca Juga;

Jelang Liga 1 Musim 2020, Kuota Tersisa Dua Pemain Asing, Tiga Posisi Ini Jadi Buruan Borneo FC

Tingkatkan Prestasi Bidang Pemuda & Olahraga, Ini Agenda Dispora Samarinda, Paskibra hingga Popprov

Polemik Proyek Pemasangan Pipa PDAM Bontang, Walikota Neni Moerniaeni Beri Respon Keras, Blacklist!

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved