DPRD Menilai Kalimantan Timur Belum Maksimal Garap Wisata Hutan, Padahal Ada 2 Taman Nasional

Tata kelola wisata di Kalimantan Timur dianggap perlu perubahan. DPRD Menilai Kalimantan Timur Belum Maksimal Garap Wisata Hutan.

DPRD Menilai Kalimantan Timur Belum Maksimal Garap Wisata Hutan, Padahal Ada 2 Taman Nasional
TRIBUN KALTIM/BUDI SUSILO
Suasana alam hijau Kebun Raya Balikpapan yang berada dibilangan Jalan Sungai Wain, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (11/3/2018) pagi. Tata kelola wisata di Kalimantan Timur dianggap perlu perubahan. DPRD Menilai Kalimantan Timur belum maksimal garap Wisata Hutan. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA -- Tata kelola wisata di Kalimantan Timur dianggap perlu perubahan.

Potensi wisata kehutanan dianggap paling ideal untuk dijual.

Demikian ditegaskan oleh Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Rusman Yaqub kepada Tribunkaltim.co, Selasa (7/1/2020).

Dia menilai potensi wisata hutan belum digarap maksimal.

Padahal hal itu menjadi ciri khas Kalimantan Timur dimata wisatawan.

"Kalau cuman ikuti yang ada tidak spesifik, tak berjangka lama punya, kenapa gak jual potensi hutan misalnya, taman nasional Kutai. Kan kita punya dua taman nasional nih," ujar Rusman.

Baca Juga:

 Pengakuan Korban Asusila Predator Setan Reynhard Sinaga di Inggris, Bangun Tidur Celana Terbuka

 Reynhard Sinaga Bantah Bius Para Pria yang Jadi Korbannya, Ini yang Dilakukannya untuk Gaet Korban

 NEWS VIDEO Reynhard Sinaga si Predator Setan Lakukan Aksinya di Apartemen

 NEWS VIDEO Sosok Predator Setan Reynhard Sinaga

Ia menjelaskan, karaktek hutan Kalimantan Timur dinilai punya nilai tambah sebagai objek wisata.

Hanya saja, tata kelola wisata kehutanan belum menjadi prioritas.

Menurutnya, pola tata wisata perlu diubah.

Halaman
123
Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved