Sindikat Narkoba Dikendalikan Narapidana, BNNP Kalimantan Utara: Masih Ada Lapas Belum Welcome

Sindikat narkoba dikendalikan narapidana, BNNP Kalimantan Utara: Masih ada lapas belum terbuka

TRIBUNKALTIM.CO/ ALFIAN
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara, menggelar pers rilis hasil kinerja sepanjang 2019, di kantor BNNP Kaltara, Tarakan, Senin (6/1/2020) sore. 

BKD Kaltim Belum Pastikan Pelaksanaan Tes CPNS, Adriningsih Beberkan Penyebabnya

Pembobolan Rumah di Samarinda, Pelaku dan Korban Sudah Saling Kenal, Modus Bersih-bersih

Cuaca Ekstrem Diduga Penyebab Nelayan Hilang di Biduk-Biduk Berau, Hingga Kini Belum Ditemukan

Sementara tahun 2019, jumlahnya mencapai 22 kasus.

Dari total keseluruhan pengungkapan sepanjang 2019 ini, BNNP Kaltara mengungkap lima kasus di antaranya merupakan sindikat.

"Bahkan dari lima sindikat ini, tiga diantaranya itu melibatkan Napi sebagai pengendali jaringan dari dalam lapas," ungkap Kepala BNNP Kaltara, Brigjen Pol Herry Dahana, saat pers rilis, Senin (6/1/2020).

Zona Merah

Wilayah Kaltara utamanya Nunukan dan Tarakan dianggap sebagai salah satu pintu masuk peredaran narkoba.

Ini tak terlepas dari wilayah yang berbatasan langsung dengan negara seperti Malaysia dan Filipina.

Alhasil kawasan Kaltara pun masuk dalam daftar zona merah peredaran narkoba.

Halaman
1234
Penulis: Alfian
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved