Pengadilan Negeri Balikpapan Wajibkan Pendaftaran Perkara Perdata Melalui E-Court, Ini Tujuannya

Pengadilan Negeri Balikpapan wajibkan pendaftar untuk mendaftarkan perkaranya secara elektronik melalui aplikasi E-Court

Pengadilan Negeri Balikpapan Wajibkan Pendaftaran Perkara Perdata Melalui E-Court, Ini Tujuannya
Tribunkaltim.co, Risnawati
Ruang pojok pelayanan E-Court di Pengadilan Negeri Balikpapan 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pengadilan Negeri Balikpapan wajibkan pendaftar untuk mendaftarkan perkaranya secara elektronik melalui aplikasi E-Court.

Berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan Secara Elektronik.

Mewajibkan seluruh Pengadilan untuk melakukan pendaftaran perkara perdata dan persidangan melalui Elektronik yaitu melalui aplikasi E-Court.

Hal ini disambut baik oleh Pengadilan Negeri Balikpapan, ditandai dikeluarkannya memo Ketua Pengadilan Negeri Balikpapan tentang mewajibkan semua pendaftaran perkara perdata melalui E-Court.

"Dengan adanya Perma ini, kami sudah menindak lanjuti dengan mewajibkan seluruh pengguna layanan untuk menggunakan fasilitas E-Court," ujar Kepala Pengadilan Negeri Balikpapan, Liliek Prisbawono Adi, Kamis (9/1/20).

Baik bagi pengguna terdaftar, maupun pengguna lainnya untuk perkara permohonan, gugatan, gugatan sederhana, dan bantahan.

Baca Juga;

Manajer Produksi Tribun Kaltim Terima Penghargaan dari Pemprov, Pengakuan Pemerintah Kepada Jurnalis

Delapan Ibu Hamil Positif HIV, Tersebar di 21 Puskesmas dan 6 Rumah Sakit di Kutim Kalimantan Timur

Bangun Gedung BUMN di Jakarta Batal, Lestarinya Alam Ibu Kota Baru Perusahaan Ini Diberi Tugas

Dugaan Percobaan Penculikan Anak Hebohkan Warga Bontang, Pelaku Loncat dari Motor dan Bawa Lari Anak

Dengan dikeluarkannya memo Ketua Pengadilan Negeri Balikpapan, maka pendaftaran perkara perdata secara manual sudah tidak berlaku di Pengadilan Negeri Balikpapan.

"Kita sudah melaksanakan apa yang diperintahkan yang diamanatkan oleh Mahkama Agung, berkaitan dengan administrasi peradilan secara elektronik," terangnya.

Sejak 2019 Pengadilan Negeri Balikpapan sudah mewajibkan kepada pendaftar perkara perdata menggunakan layanan E-Court.

"Jadi sejak 2019, kita sudah memberlakukan sistem ini, dan wajib untuk dilakukan bagi pendaftar perkara Perdata," pungkasnya.

Penulis: Risnawati
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved