HUT Ke 63 Kaltim

Pimpin Upacara HUT Ke 63 Provinsi Kaltim, Gubernur Minta Warga Kalimantan Timur Jangan jadi Penonton

Gubernur Kaltim Isran Noor memimpin upacara peringatan HUT ke-63 Provinsi Kalimantan Timur minta masyarakat Kalimantan Timur jangan jadi penonton.

Pimpin Upacara HUT Ke 63 Provinsi Kaltim, Gubernur Minta Warga Kalimantan Timur Jangan jadi Penonton
Kolase Tribunkaltim.co
IBU KOTA BARU - Situasi dan kondisi di kawasan calon lokasi Ibu Kota Negara Indonesia yang baru di Penajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur dan sosok Gubernur Kaltim Isran Noor kenakan busana adat khas Kaltim. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Menggunakan pakaian adat khas kutai berwarna hitam, berbakut motif batik berwarna kuning keemasan, Gubernur Kaltim Isran Noor memimpin upacara peringatan HUT ke-63 Provinsi Kalimantan Timur pada Kamis (9/1/2020), pukul 09.00 Wita, di Gelanggang Olahraga (GOR) Sempaja, Samarinda, Kalimantan Timur.

Tampak pula hadir mendampingi Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim, Kapolda Kaltim, Pangdam dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim.

Terlihat pula, ribuan tamu undangan hadir memenuhi tribun penonton dan di lapangan sepak bola di fasilitas olahraga ini.

Dalam kesempatan tersebut, Isran memberikan motivasi kepada seluruh masyarakat Kaltim.

Pasalnya, setelah ditetapkan sebagai Ibu Kota Negara (IKN) banyak tantangan harus dihadapi bersama.

Salah satunya, persiapan masyarakat menyongsong itu.

Baca Juga:

 Nagara Rimba Nusa Jadi Juara I Sayembara Desain Ibu Kota Baru, Berikut Daftar Pemenang dan Desain

 Selain Resmikan Tol dan Lihat Ibu Kota Baru di Penajam, Jokowi Bakal Lakukan Ini di Balikpapan

 3 Juara Sayembara Desain Ibu Kota Baru Bersinergi, Jadwal Pelaksanaan Konstruksi Fisik di Sepaku

 Inilah Pemenang Sayembara Desain Ibu Kota Baru, Tema Nagara Rimba Nusa Jadi Juara I

Kalau tidak mau jadi penonton di ibu kota negara nanti, maka kita harus bisa menempatkan diri dan meningkatkan kapasitas

"Serta melakukan sesuatu yang bisa dilakukan orang lain yang berada di luar sana,” ujarnya.

Peningkatan kapasitas dan kemampuan, dituturkan olehnya, merupakan sebuah kunci dalam menghadapi IKN.

Halaman
12
Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved