Selain Perang Melawan AS, Iran Ingin Hancurkan Israel, Benjamin Netanyahu Singgung Qasem Soleimani

Selain perang melawan Amerika Serikat, Iran ingin hancurkan Israel, Benjamin Netanyahu singgung Qasem Soleimani

Selain Perang Melawan AS, Iran Ingin Hancurkan Israel, Benjamin Netanyahu Singgung Qasem Soleimani
Kolase TribunKaltim.co via hamariweb.com dan haarets.co
Selain Perang Melawan AS, Iran Ingin Hancurkan Israel, Benjamin Netanyahu Singgung Qasem Soleimani 

TRIBUNKALTIM.CO - Selain perang melawan Amerika Serikat, Iran ingin hancurkan Israel, Benjamin Netanyahu singgung Qasem Soleimani.

Iran akhirnya melacarkan balasan ke Amerika Serikat setelah tewasnya Komandan Pasukan Quds, Mayor Jenderal Qasem Soleimani.

Serangan balasan Iran dilakukan dengan menembakkan 22 rudal ke dua pangkalan milik AS dan sekutunya di Irak.

Setelah serangan itu, Iran lantas menyerukan perang tak hanya kepada Amerika Serikat, melainkan juga Israel, sekutu AS.

Seorang pejabat Iran menyatakan, mereka bakal menggempur Israel jika serangan mereka di Ain al-Assad dan Irbil dibalas.

Pejabat itu mengatakan, mereka bakal mengubah kota-kota penting Israel seperti Tel Aviv dan Haifa menjadi debu.

Segera setelah ancaman dari Iran itu, Israel melalui Perdana Menteri Benjamin Netanyahu melontarkan balasan.

Video Viral Detik-detik Kecelakaan Pesawat Boeing Ukraina Berpenumpang 170 Orang Jatuh di Iran

Pesawat Maskapai Ukraina Jatuh dekat Bandara di Iran Sehari Pasca Serangan ke Pangkalan Militer AS

Iran Amerika Serikat Tegang, Kemenlu Beri 7 Poin Imbauan, Berikut Nomor Hotline yang Bisa Dihubungi

NEWS VIDEO Menhan AS: Kami Tidak Mencari Perang dengan Iran Tapi Kami Siap

"Siapa pun yang menyerang kami akan mendapatkan pukulan keras," ujar PM Benjamin Netanyahu dalam konferensi pers di Yerusalem dilansir AFP Rabu (8/1/2020), melansir Kompas.com.

PM berusia 70 tahun itu juga menyinggung sosok Qasem Soleimani yang tewas diserang Amerika Serikat beberapa hari lalu.

Menurut Benjamin Netanyahu, sosok Qasem Soleimani adalah panglima teroris, dan bertanggung jawab atas kematian orang tak berdosa.

Halaman
1234
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved