Ingin Lantik Dua Kepala SKPD, Walikota Bontang Neni Moerniaeni Bakal Minta Izin Tito Karnavian

Walikota Bontang Neni Moerniaeni bakal meminta izin kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk melantik dua kepala SKPD

Ingin Lantik Dua Kepala SKPD, Walikota Bontang Neni Moerniaeni Bakal Minta Izin Tito Karnavian
TRIBUNKALTIM.CO/ FACHRI R
Walikota Bontang Neni Moerniaeni 

TRIBUNKALTIM.CO,BONTANG -Walikota Bontang Neni Moerniaeni bakal meminta izin kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk melantik dua kepala SKPD

Kepala daerah yang melakukan mutasi jabatan lewat dari 8 Januari 2020 bakal dikenakan sanksi.

Sanksinya tak main-main, mulai dari administrasi, diskualifikasi sebagai calon kepala daerah hingga hukuman penjara paling lama 6 bulan.

Hal itu sesuai dengan amanat UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota.

Terutama bagi kepala daerah yang berencana maju lagi pada Pilkada serentak 2020, tak terkecuali di Bontang.

Walikota Bontang Neni Moerniaeni diketahui telah melakukan mutasi dan promosi jabatan 116 pejabat ASN pemerintah Kota Bontang pada Senin (6/1/2020) lalu.

Kendati demikian, kepada Tribunkaltim.co  Neni Moerniaeni menyebut masih ada pejabat utama ASN yang bakal dipromosi kendati batas waktu lewat dari 8 Januari 2020.

Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi Memutasi 370 Pejabat Eselon

NEWS VIDEO 370 Pejabat Eselon II, III dan IV Dimutasi, Pelantikan Kedua di Awal Tahun 2020

370 Pejabat Eselon II, III dan IV Pemkab Paser Dimutasi, Pelantikan Kedua di Awal Tahun 2020

Pemkot Balikpapan Mutasi 124 PNS, Berikut Tiga Nama Pimpinan Tinggi Pratama yang Dimutasi

"Sebetulnya ada kepala dinas 2, tahapannya belum selesai," tuturnya.

Jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) yang masih dalam proses lelang hingga saat ini.

"Saat ini lagi dilelang Dinas Perpustakan dan BKPSDM. Masih Plt sekarang, masa jabatannya habis, sudah pensiun. Ini sudah berjalan.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved