Remaja 15 Tahun di Kutai Timur Jadi Korban Perbuatan Amoral, Ini Cara Pelaku Memancing Korban

Kasus amoral terjadi di wilayah Kabupaten Kutai Timur. Kali ini, di Kecamatan Rantau Pulung, sekitar 1,5 jam dari ibukota kabupaten Kutim, Sangatta

Remaja 15 Tahun di Kutai Timur Jadi Korban Perbuatan Amoral, Ini Cara Pelaku Memancing Korban
internet
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Kasus amoral terjadi di wilayah Kabupaten Kutai Timur. Kali ini, di Kecamatan Rantau Pulung, sekitar 1,5 jam dari ibukota kabupaten Kutim, Sangatta. Seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun, menjadi korban perbuatan amoral

Pria yang sehari-harinya merupakan pemilik kios jamu, tega melakukan perbuatan amoral sebanyak dua kali di dalam kios jamu miliknya. Perbuatan tersebut dilaporkan ayah korban, Kamis (9/1/2020) ke Polsek Rantau Pulung.

Kapolres Kutai Timur, AKBP Indras Budi Purnomo didampingi Kasatreskrim AKP Ferry Putro Samudro dan Kapolsek Rantau Pulung AKP M Rizal mengatakan kasus ini bermula dari perkenalan keduanya melalui media sosial yang berlanjut ke pesan pribadi.

Di akun media sosialnya, pelaku memasang foto wanita cantik dan berbicara seolah-olah dia wanita.

“Korban yang tergoda, langsung melakukan komunikasi intens di pesan pribadi. Bahkan menuruti apa yang diinginkan tersangka. Salah satunya mengirimkan foto dirinya dalam keadaan tanpa pakaian,” ungkap AKP Ferry Putro Samudro.

Dari pesan pribadi dan saling berkirim foto, pertemuan keduanya pun terjadi. Berbekal foto tanpa busana korban, si tersangka pun meminta korban mengikuti keinginan menyimpangnya.

Baca Juga;

Ingat Kata-kata Lina Sebelum Wafat Teddy Batal Tuntut Rizky Febian, Anak Kedua Sule Diperiksa 5 Jam

Ibu Kota Negara Indonesia di Kaltim, 2 Kota Ini Sering Diincar Pengembang, Rumah Subsidi Banyak Laku

BREAKING NEWS Pergoki Istri Siri Berduaan dengan Lelaki Lain di Kamar, Pria di Tarakan Tikam Korban

Tim Aligator Polres Kukar Ringkus Pelaku Pencurian, Sempat Viral di Medsos dan Beraksi Malam Hari

Dengan ancaman, bila tidak menurut, foto-foto polos korban akan disebarluaskan.

“Perbuatan yang dilakukan tersangka pada korban, belakangan diketahui ayah korban. Sang ayah pun keberatan dan langsung melaporkan kepada pihak kepolisian. Dengan tuduhan, "Pencabulan Anak di bawah umur" sesuai rumusan pasal 81 ayat (1) dan (2) Jo pasal 82 ayat (1) UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang peraturan pemerintah pengganti UU no 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak,” ungkap Ferry.

Saat ini, tersangka sudah diamankan di ruang tahanan Polsek Rantau Pulung dan berkas pemeriksaan pun tengah dirampungkan.(sar)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved