Soal Harun Masiku, Ada Tanda Tangan Hasto di Tiga Surat PDIP, Ini Penjelasan Lengkap KPU

Soal Harun Masiku, ada tanda tangan Hasto Kristiyanto di tiga surat PDIP yang dikirimkan kepada KPU, ini penjelasan lengkap KPU

KOMPAS.com/Dian Erika
Ketua KPU, Arief Budiman, menunjukkan surat pengunduran diri Wahyu Setiawan dalam konferensi pers di Kantor KPU, Menteng,Jakarta Pusat, Jumat (10/1/2020). Soal Harun Masiku, ada tanda tangan Hasto Kristiyanto di tiga surat PDIP yang dikirimkan kepada KPU, ini penjelasan lengkap KPU 

TRIBUNKALTIM.CO - Soal Harun Masiku, ada tanda tangan Hasto Kristiyanto di tiga surat PDIP yang dikirimkan kepada KPU, ini penjelasan lengkap KPU

Nama politisi PDIP Harun Masiku disebut terseret kasus OTT KPK terhadap komisioner KPU Wahyu Setiawan yang telah mengundurkan diri setelah kasusnya bergulir.

Diketahui Wahyu Setiawan diduga terkait kasus suap untuk pengganti antar waktu ( PAW ) anggota DPR. 

Ketua Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Arief Budiman mengungkapkan, tiga surat dari DPP PDI Perjuangan yang ditujukan kepada pihaknya dibubuhi tanda tangan Hasto Kristiyanto.

Hal itu diungkapkan Arief dalam konferensi pers di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/1/2020).

"Kalau surat pertama soal permohonan pelaksanaan putusan Mahkamah Agung (MA) ditandatangani oleh Ketua Bapilu, Bambang Wuryanto dan Sekjen Hasto Kristiyanto," ujar Arief Budiman.

Kini DPO KPK, Harun Masiku Penyuap Komisioner KPU di Mata Sekjen PDIP Hasto: Dia Sosok yang Bersih

INI Sosok Harun Masiku, Politisi PDIP yang Diminta KPK Menyerahkan Diri, Terkait OTT Wahyu Setiawan

Dua Staf Hasto Diduga Terlibat OTT Wahyu Setiawan, Begini Jawaban Sekjen PDIP, Singgung Hal Ini

Staf Hasto Kristiyanto Beber Sumber Dana Suap Komisioner KPU, Terkuak Arti Kode Wahyu: Siap Mainkan!

Kemudian, dalam surat kedua yang merupakan tembusan perihal permohonan fatwa terhadap putusan MA Nomor 57.P/KUM/2019 tertanggal 19 Juli 2019 ditandatangani oleh Ketua DPP Yasonna Hamonangan Laoly dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto.

Surat ketiga, tertanggal 6 Desember 2019 ditandatangani oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto.

Sebelumnya, Arief Budiman mengungkapkan adanya tiga surat yang dikirimkan oleh PDI Perjuangan terkait permohonan permintaan Harun Masiku sebagai pengganti antarwaktu ( PAW ) untuk Nazarudin Kiemas.

"Jadi KPU menerima surat dari DPP PDI Perjuangan sebanyak tiga kali.

KPK Batal Segel Ruang Hasto Kristiyanto, Begini Faktanya

2 Staf Anak Buah Megawati Terseret OTT KPK, Nama Sekjend PDIP Hasto Kristiyanto Mencuat di Twitter

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved