Potensi Bencana

Sekda Kabupaten Penajam Paser Utara Intruksikan Seluruh Daerah Survei Potensi Bencana

hampir seluruh wilayah di Indonesia memasuki masa-masa musim penghujan, tak terkecuali di Kalimantan Timur (Kaltim), khususnya di Kabupaten Penajam

Sekda Kabupaten Penajam Paser Utara Intruksikan Seluruh Daerah Survei Potensi Bencana
TRIBUNKALTIM.CO/ ARIS JONI
Warga di kecamatan Sepaku saat melakukan survei ke lokasi titik potensi banjir di musim hujan 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Musim hujan merupakan moment yang sangat rawan terjadi bencana banjir dan tanah longsor. Terlebih jika curah hujan terjadi dalam waktu yang lama dan intensitasnya tinggi.

Saat ini, hampir seluruh wilayah di Indonesia memasuki masa-masa musim penghujan, tak terkecuali di Kalimantan Timur (Kaltim), khususnya di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi atau mencegah sejak dini potensi bencana di musim penghujan, pemerintah PPU telah melakukan beberapa langkah pencegahan dan melakukan koordinasi ke seluruh instansi jajaran, seperti rapat koordinasi yang dilaksanakan Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU bersama TNI-Polri dan Sekda PPU pada Rabu, (8/1/2020) lalu.

Sekretaris Daerah PPU, Tohar mengungkapkan, pada empat kecamatan di PPU memiliki potensi banjir yang sama, sehingga dalam penanganannya diperlukan penyamaan presepsi mengingat potensi bencana harus diidentifikasi saat musim hujan.

"Seluruh daerah di PPU memiliki potensi bencana banjir,“ ujarnya. Minggu, (12/1/2020).

Sehingga ucap Tohar, para pejabat di tingkat kecamatan, kelurahan hingga desa telah ia intruksikan untuk melakukan survei atau peninjauan di wilayahnya masing-masing.

"Aliran air harus segera ditangani bila terdapat potensi banjir. Kemudian, kalau terdapat potensi haris dilakukan pembersihan bersama-sama," ungkapnya.

Ia berharap, seluruh pihak baik pejabat, TNI-Polri dan masyarakat dapat bersinergi dan bersama-sama melakukan penanggulangan bencana. Bahkan, ia juga meminta juga segera dilakukan pendataan atau laporan pasca kejadian.

"Tujuannya untuk eksekusi oenanganan lanjutan baik dalam rumusan program dan sentuhan langsung tanpa harus menunggu waktu," pungkasnya.(m05)

Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved