Wika Sebut Konstruksi Pabrik Bahan Peledak Ketiga di Bontang Dimulai Juni 2020

PT Wika menyebut untuk konstruksi pembangunan pabrik bahan peledak ketiga di Bontang akan dimulai Juni 2020

Wika Sebut Konstruksi Pabrik Bahan Peledak Ketiga di Bontang Dimulai Juni 2020
Tribunkaltim.Co/Muhammad Fachri
Manajer Proyek PT Wika, Hadi Prasetyo selaku kontraktor pelaksana pembangunan Pabrik Amonium Nitrat PT KAN Bontang. 

TRIBUNKALTIM.CO,BONTANG -PT Wika menyebut untuk konstruksi pembangunan pabrik bahan peledak ketiga di Bontang akan dimulai Juni 2020.

Pengerjaan konstruksi pembangunan pabrik bahan peledak ketiga di Bontang, PT Kaltim Amonium Nitrat (KAN) rencananya dimulai Juni 2020 mendatang.

Hal itu diungkapkan Manajer Proyek PT Wika, Hadi Prasetyo selaku kontraktor pelaksana pembangunan Pabrik Amonium Nitrat PT KAN Bontang.

"Bulan 6 (Juni 2020) kira-kira dimulai proses konstruksi," katanya.

Adapun item pengerjaan konstruksi awal proyek dengan nilai investasi sekitar Rp 1 triliun, yakni pondasi, struktur dan pagar

"Awal kontsruksi untuk pondasi dan struktur kita dahulukan, sembari menunggu equipment berikutnya. Selain itu juga bangun site office," tuturnya.

Sebelum masuk tahapan awal konstruksi fisik pabrik, pihaknya melakukan survei tanah terlebih dahulu. Survei tersebut dilakukan dalam waktu dekat.

Dirjen PKTL dan Pemprov Kaltim Tandatangani MoU Kebijakan Penyelamatan Hutan di APL

Kadiv Pencegahan KPK Nana Mulyana Menolak Komentari Pemeriksaan Dirut PKT, Ini Sarannya

Ciptakan Kualitas Pekerja Kelas Dunia, 46 Karyawan PKT Ikuti Sertifikasi Uji Kompetensi

Kukuhkan Pengurus PPKT, Wabup Kutim Minta Bantu Perangi Narkoba

Pihaknya pun mengaku bakal berkoordinasi dengan Disnaker soal pencarian tenaga kerja yang ahli di bidang tersebut.

"Kita ngebor untuk lakukan cek tanah. Tanah itu sanggup dipancang hingga kedalaman berapa? Nanti dielevasi ke bawah, berapa ketemu angkanya. Dirasa cukup, dilanjutkan pemesanan equipment-nya," ungkapnya.

Masih Hadi, survei tersebut setidaknya dilakukan selama 40 hari. Wika bakal melakukan uji laboratorium tanah di Indonesia.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved